Sate Plecing Khas Bali dengan Sambal Merah Pedas
- cookpad
Kuliner, VIVA Banyuwangi – Selain sate lilit yang sudah terkenal, Bali juga punya Sate Plecing yang tidak kalah menggugah selera. Sate ini biasanya menggunakan daging ayam atau babi yang dipanggang, lalu disajikan dengan sambal plecing khas Bali yang berwarna merah menyala. Rasa gurih dari sate berpadu dengan pedas segar sambal membuat hidangan ini jadi favorit pecinta kuliner pedas.
Bahan-Bahan:
- 300 gr daging ayam fillet, potong dadu
- 2 sdm kecap manis
- 1 sdt garam
- 1 sdt merica bubuk
- 1 sdm minyak goreng
- Tusuk sate secukupnya
Sambal Plecing:
- 10 buah cabai merah keriting
- 5 buah cabai rawit merah (opsional pedas)
- 2 siung bawang putih
- 2 siung bawang merah
- 1 buah tomat merah besar
- 1 sdm terasi bakar
- 1 sdt garam
- 1 sdm air jeruk limau
Cara Membuat:
- Lumuri potongan ayam dengan kecap, garam, merica, dan minyak. Diamkan 15 menit.
- Tusuk ayam pada tusukan sate, panggang hingga matang dan kecokelatan.
- Untuk sambal plecing, rebus cabai, tomat, bawang putih, dan bawang merah sebentar.
- Haluskan semua bahan dengan terasi, garam, lalu beri air jeruk limau.
- Sajikan sate ayam dengan siraman sambal plecing pedas segar.
Tips Membuat Sate Plecing:
- Gunakan daging ayam fillet agar empuk dan cepat matang.
- Jika suka rasa smokey, panggang di atas arang.
- Sambal plecing harus pedas segar, jangan terlalu berminyak.
- Tambahkan sedikit gula merah untuk menyeimbangkan rasa pedas.
- Sajikan sate segera setelah dipanggang agar tetap juicy.
Sate Plecing Khas Bali adalah pilihan tepat bagi pecinta kuliner pedas. Perpaduan sate gurih dengan sambal merah menyala memberikan sensasi berbeda yang bikin ketagihan.