Cara Kerja Sensor TPMS di Mobil, Teknologi Pintar yang Jaga Keamanan Berkendara!
- https://www3.wuling.id/wp-content/uploads/2025/08/11.-Sudah-Tahu-Cara-Kerja-Sensor-TPMS-Simak-Ulasannya-Cover.jpg
Otomotif, VIVA Banyuwangi –Pernah nggak sih kamu lihat lampu peringatan di dashboard mobil yang bentuknya kayak ban dengan tanda seru? Nah, itu namanya indikator TPMS atau Tire Pressure Monitoring System. Teknologi yang satu ini penting banget buat keselamatan berkendara, tapi masih banyak yang belum paham cara kerjanya.
TPMS adalah sistem canggih yang bisa ngasih tahu kamu kalau tekanan angin ban mobil kurang atau berlebih. Yuk kita bahas lebih dalam gimana sih cara kerja sensor TPMS dan kenapa teknologi ini penting banget!
Apa Itu TPMS?
TPMS atau Tire Pressure Monitoring System adalah sistem pemantau tekanan udara ban secara otomatis dan real-time. Sistem ini bekerja menggunakan sensor khusus yang terpasang di setiap roda untuk memantau kondisi tekanan ban.
Fungsi utama TPMS:
- Memantau tekanan angin ban secara terus-menerus
- Memberikan peringatan dini jika tekanan ban tidak normal
- Meningkatkan keselamatan berkendara
- Membantu menghemat bahan bakar dan memperpanjang usia ban
Dengan adanya TPMS, kamu nggak perlu lagi repot-repot cek tekanan ban manual setiap hari!
Cara Kerja Sensor TPMS
TPMS bekerja menggunakan sensor elektronik yang dipasang pada setiap roda mobil. Sensor ini akan terus memantau dan mengirimkan data tekanan ban ke komputer mobil.
- Sensor TPMS terpasang di dalam atau dekat katup ban
- Sensor mengukur tekanan udara di dalam ban secara real-time
- Data tekanan dikirim ke modul kontrol melalui sinyal radio
- Jika ada tekanan yang tidak normal, sistem akan menyalakan lampu peringatan di dashboard
Prosesnya berlangsung otomatis dan terus-menerus selama mobil menyala, jadi kamu selalu dapat informasi terkini tentang kondisi ban!
Jenis-Jenis TPMS
Ada dua tipe TPMS yang umum digunakan di kendaraan modern.
Direct TPMS
- Menggunakan sensor fisik yang terpasang langsung di setiap ban
- Mengukur tekanan udara secara akurat dan real-time
- Menampilkan tekanan spesifik untuk setiap ban
Indirect TPMS
- Memanfaatkan sensor ABS yang sudah ada
- Mendeteksi perubahan tekanan dari rotasi roda
- Biaya perawatan lebih rendah