Biar Cat Mobil Mulus Lagi! Begini Cara Mendempul Mobil dengan Benar
- https://www.freepik.com/free-photo/close-up-car-care-process_20735997.htm
Otomotif, VIVA Banyuwangi – Pernah lihat hasil cat mobil yang tampak belang, bergelombang, atau bahkan mudah terkelupas padahal baru saja diservis? Nah, bisa jadi penyebabnya ada pada proses pendempulan yang kurang tepat. Padahal, dempul justru jadi kunci utama biar permukaan mobil kembali mulus seperti baru.
Buat kamu yang pengin memperbaiki bodi mobil sendiri di rumah atau sekadar paham prosesnya sebelum ke bengkel, yuk simak cara mendempul mobil dengan benar agar hasilnya awet dan maksimal.
Kenali Dulu Fungsi Dempul Mobil
Dempul mobil berfungsi untuk meratakan permukaan bodi yang tidak rata akibat goresan, penyok kecil, atau karat. Bahan ini bekerja seperti “lapisan dasar” sebelum cat diaplikasikan. Ibarat bedak sebelum makeup, dempul membantu cat menempel sempurna dan tampil mulus tanpa cela.
Kalau dilewatkan atau dilakukan asal-asalan, hasil cat bisa tampak belang atau tidak tahan lama. Karena itu, pemilihan dan penerapan dempul yang benar wajib kamu perhatikan.
Jenis-Jenis Dempul Mobil yang Perlu Kamu Tahu
Sebelum mulai mendempul, kenali dulu beberapa jenis dempul mobil berikut ini:
1. Dempul Plastik (Polyester Putty)
Jenis ini paling sering digunakan karena mudah diaplikasikan, cepat kering, dan gampang diampelas. Cocok untuk perbaikan ringan seperti goresan atau penyok kecil.
2. Dempul Metal
Punya daya rekat dan kekuatan tinggi. Biasanya dipakai untuk bagian bodi yang sering terkena benturan atau membutuhkan lapisan kuat.
3. Dempul Finishing (Spot Putty)
Digunakan di tahap akhir untuk menyamarkan pori-pori halus dan memastikan permukaan benar-benar rata sebelum pengecatan.
Tips tambahan: Pilih jenis dempul sesuai kebutuhan dan jangan asal mencampur karena tiap bahan punya karakter berbeda.
Cara Mendempul Mobil yang Benar
Kalau kamu ingin hasil pendempulan yang rapi dan tahan lama, ikuti langkah-langkah berikut ini:
1. Bersihkan Permukaan Mobil
Pastikan area yang akan didempul bebas dari karat, cat lama, dan debu. Permukaan yang kotor bisa bikin dempul sulit menempel.
2. Campur Dempul dan Hardener
Gunakan perbandingan sesuai petunjuk di kemasan. Terlalu banyak hardener bisa bikin dempul cepat kering tapi mudah retak.