Resep Coto Makassar dengan Bumbu Kacang Khas Sulawesi Selatan
- https://youtu.be/hOl6ZlvaTs4?si=Osic3TiK0PfG8eq8
Kuliner, VIVA Banyuwangi –Resep coto makassar merupakan salah satu kuliner legendaris dari Sulawesi Selatan yang terkenal dengan cita rasa gurih dan bumbu kacangnya yang khas. Hidangan ini terbuat dari daging sapi dan jeroan yang dimasak dalam air tajin bersama rempah-rempah, menciptakan kuah kental beraroma menggugah selera. Berikut bahan, langkah, dan tips lengkap untuk membuat coto makassar di rumah dengan hasil seperti warung Makassar asli.
Bahan Coto Makassar
730 gr daging sapi tetelan dan jeroan
90 gr kacang tanah sangrai
2 L air tajin (air cucian beras ketiga)
3 lembar daun jeruk
3 lembar daun salam
1 ruas lengkuas, digeprek
2 batang serai, digeprek
Secukupnya minyak untuk menumis
Bumbu Giling:
1 sdm biji merica
1 sdm biji ketumbar
7 butir bawang merah
5 siung bawang putih
5 butir kemiri
1/2 butir pala
Secukupnya garam
Bahan Pelengkap:
3 batang daun pre / daun bawang, iris halus
Secukupnya daun seledri / daun sop
Secukupnya bawang goreng
Nasi atau ketupat
Sambal dan seiris jeruk nipis
Cara Membuat Coto Makassar
1. Cuci bersih daging tetelan dan jeroan sapi, lalu rebus dengan air tajin, serai, lengkuas, daun salam, dan daun jeruk selama sekitar 30 menit hingga hampir empuk.
2. Sangrai kacang tanah hingga matang, lalu kupas kulit arinya.
3. Haluskan semua bumbu giling, kemudian campur dengan kacang tanah sangrai hingga halus rata.
4. Angkat daging dan jeroan, potong-potong sesuai selera. Saring kaldu rebusan agar bersih dari lemak dan kotoran.
5. Tumis bumbu giling dan kacang halus hingga harum, lalu masukkan potongan daging dan jeroan.
6. Tuang air tajin ke dalam tumisan, aduk rata, dan masak kembali hingga kuah mengental dan bumbu meresap. Koreksi rasa.
7. Sajikan coto makassar dalam mangkuk, taburi daun pre, daun sop, dan bawang goreng. Hidangkan bersama ketupat, sambal, dan jeruk nipis.
Tips Membuat Coto Makassar yang Gurih
1. Gunakan air tajin untuk mendapatkan tekstur kuah yang kental alami.
2. Kacang tanah sangrai memberi aroma khas dan rasa gurih, jadi jangan dilewatkan.
3. Untuk hasil lebih autentik, gunakan jeroan seperti babat atau paru bersama daging tetelan.