Mental Aman? 5 Anime Kehidupan Kerja Ini Relate Banget sama Nasib Budak Korporat, Pernah Mengalami?
- IMDb
Gaya Hidup, VIVA Banyuwangi – Bangun pagi buta, berdesak-desakan di kereta atau terjebak macet, lalu duduk seharian menatap layar komputer hingga punggung pegal. Belum lagi menghadapi atasan yang banyak mau dan revisi yang tak kunjung usai. Siklus kehidupan orang dewasa atau kaum pekerja ini sering kali terasa melelahkan dan monoton, membuat kita bertanya-tanya apakah hanya kita yang merasakannya.
Ternyata, dunia anime tidak hanya berisi pertarungan fantasi atau kisah cinta remaja sekolah. Ada genre slice of life bertema tempat kerja atau workplace yang memotret realita pahit manisnya menjadi karyawan dengan sangat akurat. Menonton anime ini bisa menjadi sarana validasi perasaanmu bahwa lelah itu wajar. Berikut rekomendasi anime tentang dunia kerja yang ceritanya dijamin "relate" banget dengan nasib para pejuang gaji.
Aggretsuko
Jika kamu sering merasa ingin berteriak di depan muka bos tapi harus menahannya demi profesionalisme, anime ini adalah cerminan jiwamu. Retsuko adalah seekor panda merah yang bekerja di bagian akuntansi sebuah perusahaan dagang. Ia adalah karyawan teladan yang selalu datang tepat waktu dan mengerjakan tugas dengan rapi, namun sering dimanfaatkan oleh atasan dan rekan kerjanya.
Cara Retsuko melepas stres sangatlah unik dan mungkin bisa kamu tiru, yaitu pergi ke tempat karaoke sepulang kerja dan menyanyikan lagu heavy metal sekencang-kencangnya. Anime ini menggambarkan dengan jenaka betapa frustrasinya menghadapi politik kantor, rekan kerja yang bermuka dua, hingga tekanan untuk segera menikah. Di balik visualnya yang imut, tersimpan jeritan hati para budak korporat yang sangat nyata.
Life Lessons with Uramichi Oniisan
Bagi kamu yang bekerja di bidang pelayanan atau jasa yang mengharuskan untuk selalu tersenyum ramah, kisah Uramichi Omota pasti akan sangat menohok. Ia adalah instruktur senam di sebuah acara televisi anak-anak yang populer. Di depan kamera, ia tampil ceria dan penuh energi, namun begitu sutradara berteriak "cut", aura depresi dan kelelahan langsung menyelimuti wajahnya.
Kelucuan anime ini bersumber dari celetukan sinis Uramichi kepada anak-anak polos tentang betapa beratnya kehidupan orang dewasa. Ia sering kali curhat colongan tentang gaji yang tidak naik, sakit pinggang, hingga kehampaan hidup saat sedang syuting. Ini adalah komedi gelap yang menertawakan betapa kita sering memalsukan kebahagiaan demi tuntutan pekerjaan.