Stop Bullying! Ini 5 Cara Efektif Mencegah Perundungan di Lingkungan Sekolah!

Selamatkan anak sekolah dari tindakan bullying
Sumber :
  • http://www.freepik.com Link: https://www.freepik.com/free-vector/stop-bullying-concept_8850051.htm

Pendidikan, VIVA BanyuwangiTindakan bullying atau perundungan marak terjadi saat ini di lingkungan sekolah, bahkan gejala perundungan juga mulai terjadi pada anak SD sehingga semakin parah saat mereka beranjak ke SMP.  Perundungan bukan cuma kekerasan fisik, tetapi verbal, sosial, bahkan digital yang bisa membuat korban merasa rendah diri, memiliki gangguan kesehatan mental, menurunkan prestasi akademi, dan bahkan merasa keterasingan sosial.

img_title Beasiswa LPDP Talenta Indonesia 2026 Resmi Dibuka, Ini Syarat dan Cara Daftarnya!

Biasanya, para korban dari tindakan bullying enggan melakukan pelaporan, sehingga tugas guru dan pihak sekolah untuk menciptakan budaya dan ketegasan dalam pelaporan dari korban bullying sehingga meyakinkan dan memberikan rasa aman bagi para korban bullying. Selain itu, tindakan pencegahan sangat penting untuk dilakukan dengan cara sebagai berikut:

1. Edukasi tentang bullying

img_title Panduan Kuliah Ke Luar Negeri, Berikut Langkah Yang Perlu Diperhatikan!

Edukasi bullying sangat penting dilaksanakan sejak anak SD dan SMP. Ini adalah pemahaman dasar dan pembentukan karakter dasar agar mereka mengerti dampak buruk dan jenis bullying seperti apa. Edukasi sedari dini sangat penting agar mereka mengenali dan menghindari perilaku bullying.

 

img_title Cara Daftar dan Tips Lolos Beasiswa ke Australia untuk Guru

2. Membangun empati dan kesadaran sosial

Pihak sekolah dapat memberikan program pendidikan soft skill anak sekolah untuk membangun empati dan kesadaran sosial sehingga mereka belajar bagaimana menghormati dan menghargai orang lain. Melatih empati dan kesadaran sosial dapat mencegah tindakan bullying.

 

3. Pengawasan lebih ketat di sekolah

Pengawasan yang lebih ketat dari guru dan staf sekolah terhadap interaksi siswa perlu ditingkatkan khususnya di tempat tertutup seperti kamar mandi atau sudut sekolah dan tempat keramaian seperti kantin atau lapangan. Pengawasan ini dapat mencegah terjadinya tindak bullying yang dilakukan secara fisik.

 

4. Pendekatan terpadu

Pendekatan dari pihak sekolah dan orangtua juga dapat mencegah tindakan bullying. Pihak sekolah harus bekerjasama dengan orangtua untuk melakukan pendekatan dan berkomunikasi secara aktif bagaimana interaksi sosial dan proses pembelajaran anak di sekolah.

 

5. Penguatan aturan dan sanksi

Pihak sekolah harus membuat aturan dan sanksi secara tertulis yang jelas dan tegas terhadap setiap tindakan bullying. Peraturan ini juga harus disampaikan kepada seluruh siswa untuk memberikan pemahaman bahwa pihak sekolah tidak menolerir segala bentuk tindak bullying di sekolah.