Usai Kalahkan Kroasia, Ronaldo: Kemenangan untuk Kami, Diogo, dan Portugal
- https://makassar.antaranews.com/berita/633420/piala-dunia-2026-gol-sundulan-goncalo-ramos-antar-portugal-tekuk-kroasia-2-1-untuk-ke-16-besar
Sport, VIVA Banyuwangi –Mega Bintang Cristiano Ronaldo menyebut kemenangan Portugal atas Kroasia pada babak 32 besar Piala Dunia 2026 sebagai hasil yang sangat spesial. Portugal menang 2-1 dan memastikan langkah ke babak 16 besar pada pertandingan yang berlangsung Jumat WIB itu.
Melalui akun media sosial resminya, Ronaldo menuliskan pesan singkat usai laga. Ia menyampaikan bahwa kemenangan tersebut dipersembahkan untuk dirinya sendiri, untuk Diogo Jota, dan untuk Portugal. “Kami menang untuk kami, Diogo (Jota), dan Portugal!!! Ayo maju!!!!,” tulis Ronaldo, dikutip dari laporan ANTARA News.
Dalam pertandingan itu, Ronaldo tampil sebagai kapten tim. Ia mencetak gol penyama kedudukan melalui tendangan penalti pada menit ke-68. Gol tersebut menjadi penting bagi Portugal karena menjaga peluang tim tetap hidup setelah Kroasia lebih dulu memberi perlawanan ketat di babak gugur Piala Dunia 2026.
Portugal akhirnya menutup laga dengan kemenangan setelah Goncalo Ramos mencetak gol pada menit ke-90+4. Gol itu memastikan Portugal unggul 2-1 atas Kroasia dan melanjutkan perjalanan mereka di turnamen. Hasil ini juga membuat Portugal lolos ke fase berikutnya dengan lawan yang sudah menunggu, yakni Spanyol pada Selasa (7/7) WIB.
Kemenangan atas Kroasia juga memiliki makna lain bagi Ronaldo. Dengan gol yang dicetaknya, pemain berusia 41 tahun itu mencatat sejarah baru sebagai pemain tertua yang mencetak gol di fase gugur Piala Dunia. Ia melampaui catatan sahabat sekaligus mantan rekan setimnya, Pepe, yang berusia 39 tahun.
Bagi Ronaldo, gol dan kemenangan ini bukan hanya soal angka di papan skor. Ia menegaskan bahwa hasil itu juga menjadi penghormatan untuk Diogo Jota, sosok yang disebutnya spesial dalam skuad Portugal. Jota merupakan pemain reguler Portugal yang meninggal dalam kecelakaan mobil di Spanyol pada 3 Juli 2025 saat berusia 28 tahun.
Sebelum meninggal, Jota sudah menjadi salah satu andalan Portugal. Ia mencatat 14 gol dalam 49 pertandingan untuk tim nasional Portugal. Karena itu, momen kemenangan atas Kroasia terasa lebih emosional bagi tim dan pendukung Portugal.
Nama Jota bahkan tetap dimasukkan dalam skuad Piala Dunia Portugal pada Mei. Pelatih Portugal Roberto Martinez menyebut daftar akhir timnya mencakup 27 nama ditambah satu, yang merujuk pada Jota sebagai “plus satu selamanya”. Martinez mengatakan kehilangan Jota adalah momen yang sangat sulit, tetapi tim merasa memiliki tanggung jawab untuk memperjuangkan impiannya.