Kabar Baik dari FIFA, Peluang Timnas Indonesia ke Piala Dunia 2030 Makin Terbuka

Presiden FIFA Gianni Infantino
Sumber :
  • https://www.viva.co.id/foto/1913029-timnas-indonesia-tiba-tiba-terima-kabar-gembira-dari-fifa-jay-idzes-cs-bisa-main-di-piala-dunia-2026-dengan-cara-ini

Sepak Bola, VIVA Banyuwangi –Timnas Indonesia mendapat kabar gembira dari Federasi Sepak Bola Dunia (FIFA) terkait rencana penambahan jumlah peserta Piala Dunia pada edisi 2030. Wacana tersebut dinilai membuka peluang lebih besar bagi negara-negara yang selama ini kesulitan menembus putaran final, termasuk Indonesia.

img_title Maarten Paes Jadi Cadangan, Marc-Andre Ter Stegen Bantu Ajax Menang 2-0 atas PEC Zwolle

Pada Senin, 13 Juli 2026, Presiden FIFA Gianni Infantino menyampaikan bahwa pihaknya kembali menggulirkan rencana memperluas jumlah peserta Piala Dunia menjadi 64 tim mulai edisi 2030. Saat ini, Piala Dunia 2026 sudah dipastikan diikuti 48 tim setelah sebelumnya hanya diikuti 32 tim pada edisi-edisi sebelumnya.

Infantino menyebut, usulan tersebut akan mulai dibahas secara resmi setelah perhelatan Piala Dunia 2026 selesai digelar. “Rencana itu akan ditetapkan dan didiskusikan bersama komite terkait setelah Piala Dunia kali ini,” kata Infantino dalam wawancara dengan media Swiss, Bluewin.

Ia menegaskan, setiap negara seharusnya memiliki kesempatan untuk bermimpi tampil di ajang sepak bola paling bergengsi di dunia tersebut. Infantino juga menilai kualitas sepak bola di berbagai belahan dunia terus meningkat dan semakin merata.

“Setiap negara semestinya berhak memiliki mimpi tampil di Piala Dunia. Kualitas tim di seluruh dunia terus meningkat. Jika Anda tidak memberi kesempatan kepada negara-negara kecil untuk berpartisipasi, mereka akan kesulitan berkembang,” ujarnya. Pernyataan ini memperlihatkan komitmen FIFA untuk membuka ruang lebih luas bagi negara-negara yang selama ini berada di luar peta kekuatan utama sepak bola dunia.

Seperti yang dikutip dari viva.co.id, Jika rencana tersebut benar-benar terealisasi, peluang negara-negara yang selama ini sulit menembus putaran final, termasuk Indonesia, diprediksi akan semakin terbuka.

Bagi Timnas Indonesia, kabar ini menjadi sinyal positif di tengah upaya panjang membangun kekuatan sepak bola nasional. Di bawah kepemimpinan Ketua Umum PSSI Erick Thohir, target besar yang dicanangkan adalah membawa Garuda lolos ke Piala Dunia 2030.

Dalam beberapa tahun terakhir, PSSI menjalankan sejumlah langkah strategis untuk meningkatkan daya saing Timnas Indonesia. Program tersebut antara lain naturalisasi pemain keturunan, peningkatan kualitas kompetisi domestik, penguatan pembinaan usia muda, serta mendatangkan pelatih berpengalaman seperti John Herdman untuk menangani tim nasional.

Apabila jumlah peserta Piala Dunia benar-benar bertambah menjadi 64 negara, kuota wakil Asia diperkirakan juga akan meningkat. Kondisi ini diyakini dapat memperbesar peluang Indonesia untuk menembus putaran final, mengingat selama ini Indonesia belum pernah tampil di Piala Dunia melalui jalur kualifikasi.

Namun demikian, rencana penambahan jumlah peserta tersebut tidak serta-merta langsung diberlakukan karena masih harus melalui proses pembahasan di internal FIFA. Berdasarkan laporan The Athletic, ide penambahan peserta menjadi 64 tim pertama kali disampaikan Presiden Asosiasi Sepak Bola Uruguay (AUF), Ignacio Alonso, dalam Kongres FIFA pada Maret 2025.

Usulan tersebut langsung menarik perhatian FIFA dan dimasukkan ke dalam agenda pembahasan lebih lanjut. Meski begitu, tidak semua pihak menyambut positif gagasan itu. Presiden UEFA, Aleksander Ceferin, menjadi salah satu tokoh yang secara terbuka menolak rencana penambahan jumlah peserta Piala Dunia.

Ceferin menilai, penambahan peserta secara berlebihan justru berpotensi menurunkan kualitas turnamen. Ia juga mengkhawatirkan berkurangnya tingkat persaingan di babak kualifikasi, khususnya di kawasan Eropa yang selama ini dikenal sangat ketat.

Meski masih berupa wacana, rencana FIFA untuk menambah jumlah peserta Piala Dunia 2030 menjadi salah satu isu besar di dunia sepak bola internasional. Jika pada akhirnya disetujui, edisi 2030 akan menjadi Piala Dunia dengan jumlah peserta terbanyak sepanjang sejarah.

Kondisi tersebut sekaligus membuka jalan lebih lebar bagi negara-negara berkembang, termasuk Timnas Indonesia, untuk mewujudkan mimpi tampil di panggung sepak bola terbesar di dunia. Dengan dukungan program pembenahan yang tengah dijalankan PSSI, kabar dari FIFA ini menjadi dorongan tambahan bagi upaya Indonesia mengejar tiket Piala Dunia 2030.