Tottenham Taklukkan Chelsea 2-1 Meski Bermain dengan 10 Pemain, Richarlison Jadi Penentu Kemenangan
- https://www.tvonenews.com/bola/liga-ing
Sepak Bola, VIVA Banyuwangi –Tottenham Hotspur menutup rangkaian tur pramusim di Australia dan Selandia Baru dengan hasil manis. Setelah mengalahkan Chelsea 2-1 dalam laga bertajuk derbi London di Stadium Australia, Sydney, Sabtu 1 Agustus 2026
Kemenangan ini terasa istimewa bagi Spurs karena mereka mampu mengamankan tiga poin meski harus bermain dengan 10 pemain sejak awal babak kedua. Gol penentu kemenangan lahir pada menit-menit akhir melalui penyelesaian Richarlison yang memanfaatkan kelengahan lini belakang Chelsea.
Melansir dari Antaranews.com Pertandingan berlangsung dalam tempo tinggi sejak peluit pertama dibunyikan. Kedua tim langsung mencoba menguasai permainan dengan mengandalkan pressing ketat dan serangan cepat dari kedua sisi lapangan.
Tottenham tampil lebih percaya diri sepanjang babak pertama. Tim asuhan Ange Postecoglou mampu mengontrol penguasaan bola sekaligus menciptakan sejumlah peluang berbahaya ke pertahanan Chelsea.
Usaha Spurs akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-19. Rekrutan anyar mereka, Sandro Tonali, berhasil mencatatkan gol perdana bersama Tottenham.
Gol bermula dari tembakan Tonali dari luar kotak penalti. Bola sempat mengenai pemain Chelsea sehingga arahnya berubah dan mengecoh penjaga gawang The Blues. Skor berubah menjadi 1-0 untuk keunggulan Tottenham.
Namun, keunggulan tersebut tidak bertahan lama. Chelsea langsung merespons hanya berselang dua menit.
Berawal dari pergerakan Romeo Lavia yang menusuk dari lini tengah, gelandang Belgia itu mengirimkan umpan matang ke dalam kotak penalti. Bola kemudian disambut sundulan Estevao di tiang jauh yang gagal diantisipasi kiper Tottenham.
Gol tersebut membuat kedudukan kembali sama kuat 1-1 pada menit ke-21.
Setelah skor kembali imbang, pertandingan semakin menarik. Tottenham tetap tampil menyerang dan beberapa kali menekan pertahanan Chelsea melalui kombinasi serangan dari lini tengah dan kedua sayap.
Sementara itu, Chelsea mulai menemukan ritme permainan dengan mengandalkan transisi cepat saat merebut bola dari kaki pemain Tottenham.
Meski kedua tim sama-sama memperoleh peluang hingga menjelang turun minum, tidak ada gol tambahan yang tercipta. Babak pertama pun ditutup dengan skor 1-1.
Memasuki babak kedua, jalannya pertandingan berubah drastis.