Daftar Drakor Sad Ending Terbaik yang Dijamin Bikin Nangis Bombay
- TMDB
VIVA Banyuwangi -
Daftar Drakor Sad Ending dengan Akhir Cerita Tragis dan Emosional
Daftar drakor sad ending menyajikan serial drama Korea dengan resolusi narasi yang berakhir tragis, memilukan, atau perpisahan permanen antartokoh utama. Pilihan drama populer dalam kategori ini meliputi Moon Lovers: Scarlet Heart Ryeo, Mr. Sunshine, Youth of May, Uncontrollably Fond, Twenty-Five Twenty-One, dan The Red Sleeve.
Drama Korea bergenre melodrama dan romansa sering kali menggunakan akhir cerita tidak bahagia (sad ending) sebagai resolusi realistis atas konflik sosial, politik, atau kondisi medis yang dialami para karakter. Format akhir cerita ini menyajikan penyelesaian konflik yang tidak berakhir dengan pernikahan atau kebersamaan abadi, melainkan perpisahan yang tak terhindarkan.
Daftar Drama Korea dengan Akhir Cerita Sedih
Berikut adalah deretan serial drama Korea yang memiliki alur cerita emosional dengan akhir cerita tragis yang diakui secara luas berdasarkan jalan cerita resminya:
1. Moon Lovers: Scarlet Heart Ryeo (2016)
Drama sejarah (sageuk) fantasi ini menceritakan Go Ha-jin (Lee Ji-eun/IU), seorang perempuan abad ke-21 yang terlempar ke masa Dinasti Goryeo dalam tubuh Hae Soo. Ia terlibat dalam perebutan takhta antarpangeran dan menjalin cinta dengan Pangeran ke-4, Wang So (Lee Joon-gi).
- Resolusi Akhir: Hae Soo meninggal dunia dalam pengasingan akibat sakit dan patah hati, sebelum sempat bertemu kembali dengan Wang So. Jiwanya kembali ke era modern, menyadari bahwa peristiwa di masa lalu adalah sejarah nyata, sementara Wang So tetap memerintah sendirian sebagai Raja Gwangjong.
2. Mr. Sunshine (2018)
Berlatar pada era ekspansi militer asing di Joseon pada akhir abad ke-19 dan awal abad ke-20, serial ini berfokus pada Eugene Choi (Lee Byung-hun), seorang perwira Korps Marinir Amerika Serikat kelahiran Joseon, dan Go Ae-shin (Kim Tae-ri), seorang bangsawan yang aktif sebagai pejuang kemerdekaan Pasukan Keadilan.
- Resolusi Akhir: Eugene Choi mengorbankan nyawanya dengan memutus gerbong kereta api menggunakan sisa peluru miliknya demi menyelamatkan Go Ae-shin dan para pejuang kemerdekaan dari kepungan tentara Jepang. Sebagian besar tokoh utama lainnya tewas dalam pertempuran mempertahankan tanah air.