Bubur Manado Tinutuan, Kuliner Sehat Khas Sulawesi Utara
- https://www.google.com/imgres?q=Bubur%20Manado%20%2F%20Tinutuan%20(Sulawesi%20Utara)&imgurl=https%3A%
Kuliner, VIVA Banyuwangi –Bubur Manado atau tinutuan merupakan kuliner khas Sulawesi Utara yang dikenal dengan perpaduan beras, labu kuning, jagung manis, dan aneka sayuran. Hidangan ini memiliki warna kuning cerah, tekstur lembut, serta aroma khas kemangi. Tinutuan sering disantap sebagai menu sarapan dan menjadi salah satu ikon kuliner Kota Manado.
Tinutuan berbeda dari bubur ayam pada umumnya. Bubur ini menggabungkan nasi dan sayuran yang dimasak bersama hingga menghasilkan tekstur kental. Hidangan tersebut biasanya disajikan dengan ikan asin dan sambal sebagai pelengkap.
Selain dikenal sebagai makanan tradisional, tinutuan juga memiliki nilai budaya. Data Warisan Budaya Takbenda Indonesia mencatat Tinutuan sebagai karya budaya dari Sulawesi Utara melalui Surat Keputusan Nomor 260/M/2017. Pengakuan ini menjadi bagian dari upaya mendokumentasikan dan melestarikan kekayaan kuliner daerah.
Keunikan Bubur Manado yang Berbeda dari Bubur Lain
Ciri utama tinutuan terletak pada penggunaan beragam sayuran dalam satu mangkuk. Labu kuning memberikan warna cerah dan rasa manis alami. Jagung menambah tekstur serta cita rasa manis, sedangkan kangkung, bayam, dan kemangi memberikan warna hijau dan aroma segar.
Bahan dapat berbeda menurut resep keluarga atau penjual. Sebagian versi juga menggunakan ubi jalar, singkong, daun gedi, atau daun melinjo. Karena itu, tinutuan tidak mempunyai satu komposisi bahan yang mutlak untuk semua daerah.
Kelebihan lainnya adalah bubur ini dapat dibuat tanpa daging. Rasa gurih berasal dari perpaduan bahan, bumbu, dan cara memasak. Namun, ikan asin dan sambal roa sering ditambahkan untuk memperkaya rasa.
Bahan Bubur Manado untuk Empat Porsi
Berikut bahan yang dapat digunakan untuk membuat tinutuan rumahan.
Bahan utama:
- 150 gram beras.
- 250 gram labu kuning, potong dadu.
- 1 buah jagung manis, pipil.
- 1 ikat kangkung, petik daunnya.
- 1 ikat bayam, petik daunnya.
- 1 genggam daun kemangi.
- 1,5–2 liter air, sesuai kekentalan yang diinginkan.
Bumbu:
- 3 siung bawang putih, cincang atau haluskan.
- 2 batang serai, memarkan.
- 2 lembar daun salam.
- Garam dan merica secukupnya.
- 1 batang daun bawang, iris jika suka.
Pelengkap:
- Ikan asin goreng secukupnya.
- Sambal roa sesuai selera.
- Jeruk nipis atau sambal segar sebagai pilihan tambahan.