ASN Tidak Patuh, Masih Gunakan LPG Tabung Melon

Tabung LPG 3 Kilogram di Agen Hanya Untuk masyarakat Miskin
Sumber :
  • Achmad Fuad Afdlol/viva banyuwangi

Lumajang, VIVA Banyuwangi - Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lumajang, hampir seluruhnya menggunakan tabung LPG 3 Kilogram (kg).

img_title Lulusan SMA Sederajat Merapat! PT Pertamina (Persero) Buka Lowongan Kerja!

Seperti yang diungkapkan karyawan pangkalan LPG, Putut yang mengatakan bahwa para ASN masih memilih menggunakan gas tabung 3 kg untuk kebutuhan sehari-hari. 

"Kalau dikatakan banyak, ya hampir semua ASN itu masih gunakan tabung "melon" 3 kg," katanya pada banyuwangi.viva.co.id, Jumat, 5 Januari 2024.

img_title Musnahkan Ribuan Botol, Bupati Lumajang Tegaskan Tak Terbitkan Izin Perdagangan Minuman Beralkohol

Terkait alasannya, Putut menyebut bahwa tabung gas melon dipilih karena harganya yang murah serta mudah dijangkau.

"Kita sudah memberikan Surat Edaran (SE) imbauan kepada seluruh Kepala OPD, agar seluruh ASN untuk tidak menggunakan gas LPG 3 kg. Dan beralih ke Bright Gas atau gas non Subsidi lainnya," ungkap Kepala Bagian (Kabag), Perekonomian dan ESDM Setda Lumajang Yudho Hariyanto melalui chat WhatsAppnya.

img_title Kak Seto “Semprot” Kualitas Guru Menurun: “Mendidik Bukan Membidik, Mengajar Bukan Menghajar!”

Pemkab Lumajang, kata Yudho, telah mengeluarkan Surat Edaran (SE) Nomor 500/022/427.14/2023 tentang penggunaan Liquified Petroleum Gas atau LPG Tabung Ukuran 3 Kilogram Bersubsidi.

“Imbauan ini ditujukan kepada Sekretaris DPRD Kabupaten Lumajang, Inspektur Daerah Kabupaten Lumajang, Kepala Dinas/Satpol PP/Badan di lingkungan Pemkab Lumajang, Kepala Bagian di lingkungan Setda Kabupaten Lumajang, Camat se Kabupaten Lumajang dan Lurah/Kepala Desa se Kabupaten Lumajang,” jelasnya lagi.

Menurut mantan Camat Kunir ini, hal yang mendasari adanya surat SE ini adalah Surat Seruan Gubernur Jawa Timur Nomor : 540/32613/021.3/2023 tanggal 29 agustus 2023 tentang Larangan Penggunaan LPG Tabung Ukuran 3 Kg Bersubsidi.

Selain itu juga merupakan implementasi Surat Dirjen Migas Kementerian ESDM RI Nomor : B-2461/MG.05/DJM/2022 tertanggal 25 Maret 2022 tentang Pengendalian Penggunaan LPG Tabung 3 Kg dan Pengawasan Terhadap Penggunaan LPG Tabung 3 Kg Bersubsidi Sesuai Ketentuan Yang Berlaku.

“Berkaitan dengan hal tersebut di atas, agar penggunaan LPG tabung 3 kg tepat sasaran dan sesuai peruntukannya, dan dengan ini Calon Pegawai Negeri Sipil/Pegawai Negeri Sipil/Aparatur Sipil Negara, untuk tidak menggunakan LPG tabung ukuran 3 kg dan beralih menggunakan LPG tabung berukuran 5,5 kg dan 12 kg non subsidi,” tegasnya sesuai dengan isi dalam SE tersebut.

Halaman Selanjutnya
img_title