Kantor DPU CKPP Banyuwangi Didemo, Massa Bakar Ban
- Fitri Anggiawati/ VIVA Banyuwangi
Banyuwangi, VIVA Banyuwangi – Kantor Dinas Pekerjaan Umum Cipta Karya Perumahan dan Permukiman (DPU CKPP) Banyuwangi didemo puluhan orang yang tergabung dalam sebuah aliansi kepemudaan.
Massa menuntut dibongkarnya kasus mafia tanah Banyuwangi yang sebelumnya telah diungkap Menteri Menteri Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) bersama jajaran Polda Jatim.
Sambil beberapa kali meneriakkan kata umpatan, koordinator menginstruksikan agar massa membakar ban yang dengan cepat dihalau untuk dipadamkan oleh pengamanan dari Polresta Banyuwangi.
“Tangkap, kami ingin tahu kepala PU era mana yang menjadi mafia tanah,” ujar koordinator massa, Rofiq Azmi.
Aksi demo di depan kantor DPU CKPP
- Fitri Anggiawati/ VIVA Banyuwangi
Tak berlangsung lama, Plt. Kepala DPU CKPP Banyuwangi, Suyanto Waspotondo menemui pendemo dan berdialog secara langsung dengan koordinator di hadapan massa yang datang.
“Kami sudah melihat secara detail pidato Menteri ATR/BPN Agus Harimurti Yudhoyono yang mengatakan bahwa Kepala DPU CKPP Banyuwangi adalah mafia tanah,” ujar pria yang akrab disapa Yayan tersebut.
Yayan juga meminta massa untuk lebih bijak bersosial media dengan tidak menelan utuh informasi melainkan memastikan terlebih dahulu kebenarannya.
Terkait kasus mafia tanah yang sebelumnya terungkap, Yayan memastikan bahwa DPU CKPP juga turut serta dalam pengungkapan proses tersebut.
DPU CKPP memiliki peran melakukan pelaporan ke kepolisian usai melakukan penelusuran detail terkait syarat cek register pada arsip dan menemukan ketidaksesuaian.