6 Tips Cepat Move On Hanya dalam Waktu 6 Tahun
- https://www.freepik.com/free-photo/non
Gaya Hidup, VIVA Banyuwangi –Jujur aja, move on dari seseorang yang pernah menjadi sebagian dari hari-hari kita itu nggak segampang kata-kata di caption Instagram. Kadang, kita butuh sesuatu lebih dari sekadar kalimat “udah, ikhlasin aja” atau “udah, nggak usah mikirin dia lagi”. Dan kalau kamu butuh 6 tahun buat move on, itu juga valid. Ya, patah hati tuh nyebelin banget.
Tapi, jangan risau. Kamu bakalan baik-baik aja, kok. Artikel ini bakal kasih kamu tips cepat move on versi 6 tahun, biar kamu bisa ketawa sambil pelan-pelan bisa sembuh.
1. Terima Dulu, Jangan Ngebantah
Langkah pertama untuk mencoba move on adalah mengakui bahwa kamu memang belum bisa move on. Menolak perasaan hanya akan membuat luka makin dalam. Akui saja, “Iya, aku masih sayang dia.” Dari situ, perlahan kamu bisa mengurai kenangan dan rasa yang masih mengendap di hati.
2. Blokir, Tapi Jangan Drama
Nggak masalah kalau kamu butuh untuk memutus akses digital dengan si dia, entah itu unfollow, mute story, atau bahkan sampai blokir. Setiap hati punya batasannya masing-masing.
Kalau melihat aktivitas mantan justru bikin kamu sakit, memblokir adalah bentuk rasa sayang terhadap diri sendiri. Tapi, jangan dibarengi status galau, karena move on cukup tindakan nyata, nggak butuh pengumuman.
3. Ganti Playlist, Ganti Energi
Terkadang, kenangan paling sering melekat lewat lagu. Kalau kamu masih sering muter playlist 2019 yang berisi lagu-lagu mellow, saatnya ganti. Cari lagu baru, genre baru, bahkan vibes baru yang bisa bantu merubah mood kamu menjadi lebih baik.
4. Produktif, Tapi Bukan Pelarian
Banyak banget yang bilang, “Sibukin diri biar lupa.” Tapi kamu harus tetap hati-hati, karena terlalu sibuk bisa jadi penyangkalan. Pilih aktivitas yang benar-benar kamu suka, belajar keahlian baru, ikut beberapa komunitas atau organisasi, atau mungkin jalan-jalan sendiri. Jangan mau rugi! Cari kesibukan yang bukan hanya sekadar biar lupa, tapi biar kamu juga bisa tumbuh.
5. Maafkan dalam Hati
Ini adalah poin yang paling berat dan biasanya muncul di tahun-tahun terakhir. Memaafkan bukan berarti membenarkan apa yang telah terjadi, tapi membebaskan dirimu dari rasa marah, dendam, dan kecewa.