Protes Sound Horeg, Pria Ini Diteror Sadis Warga Sekampung

Protes Sound Horeg, Pria Ini Diteror Sadis Warga Sekampung
Sumber :
  • instagram @viva

Kediri, VIVA Banyuwangi – Kehidupan di Desa Kepung, Kabupaten Kediri, kini dihantui ketakutan. Seorang warga bernama Eko menjadi sasaran teror setelah menyuarakan keberatannya atas acara sound horeg.

img_title Resep Rahasia dan Cara Pembuatan Nasi Campur Bali Istimewa

Tak hanya dikucilkan, foto pribadi Eko dan istrinya tersebar luas di komunitas sound horeg dengan narasi miring. Lebih parah lagi, rumahnya pernah didatangi rombongan dengan speaker diarahkan ke dalam rumah.

“Bayangkan, malam-malam tiba-tiba ada suara keras di depan rumah, padahal saya cuma protes,” kata Eko, dalam video yang diunggah akun Instagram @vivacoid pada Jumat, 1 Agustus 2025. Suaranya terdengar lirih, menyiratkan rasa takut yang belum juga hilang.

img_title Resep Rahasia Gulai Itiak Lado Mudo: Bebek Empuk Tanpa Bau Amis

Rupanya ini bukan kejadian pertama yang dialami Eko. Pada 2022, ia bahkan sempat dikeroyok setelah menegur rombongan sound horeg yang melintas di depan rumahnya.

Cerita ini membuat banyak orang geram. Namun lebih mengejutkan, warga sekitar justru memilih bungkam meski mengalami keresahan yang sama.

img_title olahan Rasa dan Resep Soto Betawi Daging Sapi Jakarta

Menurut pengakuan beberapa tetangga, iuran acara mencapai Rp500 ribu per kepala keluarga. Sayangnya, tak banyak yang berani menolak karena takut dikucilkan atau bernasib sama.

“Beberapa warga akhirnya memilih pergi dari desa buat sementara waktu,” ujar seorang warga yang enggan disebutkan namanya. Ia menyebut suasana desa jadi tak nyaman sejak acara itu berlangsung.

Eko sendiri mengaku sudah menempuh jalur resmi dengan melapor ke Kepala Desa. Tapi hingga kini, laporannya tidak pernah ditindaklanjuti.

Ia pun semakin terpojok karena merasa tak mendapat perlindungan dari pihak berwenang. Satu-satunya harapannya kini adalah campur tangan Pemerintah Kabupaten Kediri dan pihak kepolisian.

Rekaman yang viral di media sosial itu memicu reaksi beragam dari netizen. Banyak yang menuntut agar tindakan semena-mena komunitas sound horeg segera ditindak.

“Ini udah bukan soal musik, tapi intimidasi!” tulis seorang pengguna Instagram. Komentar lainnya menyesalkan sikap aparat yang terkesan abai.

Secara psikologis, perundungan sosial semacam ini bisa berdampak jangka panjang. Apalagi jika dibiarkan tanpa penegakan hukum yang tegas.