Bukan Cuma Wacana! Dharma Jaya Siapkan Strategi Pangan Agar Warga Tak Kekurangan Daging

Dirut Dharma Jaya siap dukung Jakarta global
Sumber :
  • antaranews.com

Jakarta, VIVA Banyuwangi –Dalam upaya mendukung transformasi Jakarta menjadi kota global yang berkelanjutan, BUMD Pangan Perumda Dharma Jaya berkomitmen untuk terus meningkatkan profesionalismenya. Fokus utamanya adalah mewujudkan ketahanan pangan dan memastikan kemandirian pasokan protein hewani bagi seluruh warga Ibu Kota.

img_title Wujudkan Ekonomi Biru, KKP Jadikan Kesejahteraan Nelayan Kecil Prioritas Utama!

Direktur Utama Perumda Dharma Jaya, Raditya Endra Budiman, menegaskan bahwa langkah ini krusial untuk masa depan Jakarta.

“Kami terus bergerak agar menjadi perusahaan yang profesional untuk mendukung ketahanan pangan serta mendorong perekonomian berkelanjutan di Indonesia dan skala global,” kata Raditya di Jakarta, pada Senin, 11 Agustus 2025, seperti dikutip dari laman antaranews.com.

img_title APBN 2026 Alokasikan Rp335 Triliun untuk Program MBG

Ia menambahkan, penguatan profesionalisme ini juga merupakan langkah strategis untuk memperbaiki tata kelola perusahaan, sejalan dengan arahan dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta yang menekankan pentingnya manajemen modern dan tersistem di setiap BUMD.

Untuk mencapai tujuan tersebut, Raditya memaparkan bahwa strategi perusahaan bertumpu pada tiga pilar utama. Pilar pertama adalah menjamin ketersediaan pasokan, di mana Dharma Jaya memastikan stok protein hewani, khususnya daging sapi dan ayam, selalu aman dengan menjalin kemitraan dengan peternak lokal serta melakukan impor strategis dari Australia.

img_title Swasembada Pangan, Polres dan Poktan di Probolinggo Panen Jagung Serentak

Selanjutnya, pilar kedua berfokus pada menjaga keterjangkauan harga, yang diwujudkan melalui program pangan murah bersubsidi dan diadakannya bazar murah secara rutin agar dapat dijangkau oleh semua kalangan.

Pilar ketiga sekaligus pelengkapnya adalah memperluas jaringan distribusi dengan mempermudah akses warga melalui berbagai kanal seperti meat shop, hub channel, pasar tradisional, hingga platform e-commerce, yang semuanya didukung oleh armada truk pendingin dan mobil khusus bazar (Moding) untuk menjaga kualitas produk.

"Kami terus menjaga harga tetap terjangkau bagi masyarakat di Jakarta dan memudahkan akses terhadap pangan protein hewani," tegas Raditya.

Strategi tiga pilar ini mendapat apresiasi dari Asisten Perekonomian dan Keuangan Setda Provinsi DKI Jakarta, Suharini Eliawati. Menurutnya, formula tersebut adalah jawaban yang tepat untuk mengatasi tantangan pangan di Jakarta.

Ia menilai, kombinasi antara kemitraan dengan peternak, impor strategis, serta program pangan murah menunjukkan komitmen dan keberpihakan pemerintah kepada seluruh warga, terutama masyarakat berpenghasilan menengah ke bawah.