50 Tahun Hubungan Diplomatik, Indonesia–Peru Tegaskan Dukungan bagi Palestina
- https://www.tvonenews.com/gallery-foto/berita/nasional/360596-prabowo-minta-dukungan-presiden-peru-dina-boluarte-agar-indonesia-jadi-anggota-penuh-oecd
Jakarta, VIVA Banyuwangi – Memperingati setengah abad hubungan diplomatik, Indonesia dan Peru menegaskan komitmen mereka untuk mendukung kemerdekaan Palestina. Presiden Prabowo Subianto menyampaikan hal tersebut usai menggelar pertemuan bilateral dengan Presiden Peru, Dina Ercilia Boluarte Zegarra, di Istana Merdeka, Jakarta, Senin, 11 Agustus 2025.
Pertemuan tersebut berlangsung hangat dan penuh semangat kerja sama, mencerminkan hubungan baik yang telah terjalin selama lima dekade. Dalam pernyataannya, Prabowo menegaskan bahwa dukungan terhadap Palestina bukan hanya sekadar sikap politik, melainkan juga bagian dari komitmen kemanusiaan kedua negara.
"Tentang masalah global, kami sangat menghargai sikap Peru yang mendukung kemerdekaan Palestina," ujar Prabowo.
Tak berhenti pada dukungan moral, kedua negara juga sepakat berperan aktif dalam mendorong penyelesaian konflik Israel–Palestina melalui two state solution atau solusi dua negara.
“Kami akan kerja sama untuk bersama-sama mewujudkan tercapainya solusi dua negara,” tegas Prabowo.
Dilansir dari viva.co.id, Presiden Prabowo menilai kunjungan Presiden Boluarte kali ini memiliki arti bersejarah. Selain bertepatan dengan 50 tahun hubungan diplomatik yang jatuh pada 12 Agustus 2025, kunjungan ini juga menjadi yang pertama kali dilakukan presiden Peru ke Indonesia sejak hubungan resmi terjalin pada 1975.
Dalam momentum bersejarah tersebut, kedua negara menandatangani deklarasi bersama untuk memperkuat kolaborasi di berbagai sektor strategis, mulai dari pemberantasan perdagangan narkotika ilegal, ketahanan pangan, pertambangan, transisi energi, perikanan, hingga pertahanan.
Prabowo menambahkan bahwa Indonesia siap mendukung kemitraan ASEAN–Peru, sekaligus memberikan apresiasi atas kepemimpinan Peru dalam KTT APEC 2024. Ia optimistis hubungan kedua negara akan semakin erat dan produktif ke depannya.