1 Peringatan Keras Tiongkok: Jangan Coba-Coba Kuasai Gaza!
- youtube.com
New York, VIVA Banyuwangi – Rencana Israel untuk mengambil alih penuh wilayah Gaza memicu reaksi keras dari Tiongkok. Dalam pertemuan darurat Dewan Keamanan PBB, perwakilan Tiongkok melontarkan peringatan keras. Mereka mendesak PBB dan dunia internasional untuk segera bertindak.
Seperti dikutip dari video yang dilansir kanal YouTube @tvOneNews pada Selasa, 12 Agustus 2025, Tiongkok secara tegas menolak upaya pendudukan tersebut. Mereka khawatir tindakan ini akan memperburuk krisis kemanusiaan yang sudah sangat parah. Tiongkok menilai langkah Israel ini tidak akan membawa perdamaian.
Fu Cong, perwakilan tetap Tiongkok untuk PBB, menyuarakan penolakannya.
"Tiongkok dengan tegas menentang segala upaya untuk menduduki Gaza," ujar Fu Cong.
Ia menekankan, langkah tersebut tidak hanya melanggar hukum internasional tetapi juga akan membahayakan stabilitas kawasan.
Fu Cong juga mendesak negara-negara berpengaruh untuk ambil bagian.
"Kami menyerukan negara-negara berpengaruh untuk mempromosikan gencatan senjata," ujar Fu Cong.
Ia berharap, negara-negara ini dapat menggunakan pengaruhnya untuk menghentikan pertempuran.
Pihak Tiongkok menegaskan bahwa gencatan senjata adalah satu-satunya jalan keluar. Gencatan senjata adalah cara untuk menghentikan pertumpahan darah dan membebaskan sandera.
"Gencatan senjata segera adalah satu-satunya cara untuk menyelamatkan nyawa," ujar Fu Cong.
Pernyataan Tiongkok ini menunjukkan kepedulian yang mendalam. Kepedulian terhadap nasib warga sipil di Gaza. Tiongkok tidak ingin melihat lebih banyak korban berjatuhan.
Sikap Tiongkok ini memberikan harapan baru. Bahwa masih ada kekuatan besar yang berani bersuara keras. Bersuara untuk membela kemanusiaan dan keadilan.
Fu Cong juga menekankan komitmen Tiongkok untuk bekerja sama dengan dunia internasional. Tiongkok akan terus berupaya mengakhiri pertempuran. Serta mencapai solusi yang adil dan langgeng untuk masalah Palestina.