3 Pejabat Top Dunia Kecam Keras Rencana Israel di Gaza!

3 Pejabat Top Dunia Kecam Keras Rencana Israel di Gaza!
Sumber :
  • youtube.com

Amerika Serikat, VIVA Banyuwangi – Rencana Israel untuk mengambil alih Kota Gaza memicu kecaman dari berbagai negara. Bukan hanya Tiongkok, kini Yordania dan para pemimpin Eropa juga ikut angkat suara. Mereka mendesak Israel untuk membatalkan rencananya.

img_title Kapal Angkatan Laut Israel Kepung Flotilla Sumud Global di Perairan Internasional

Seperti dikutip dari video yang dilansir kanal YouTube @tvOneNews pada Selasa, 12 Agustus 2025, kecaman ini disampaikan dalam sebuah pertemuan. Para pemimpin dunia khawatir bahwa rencana ini akan memperparah krisis kemanusiaan. Dan akan menimbulkan bencana yang lebih besar.

"Kami menolak rencana pendudukan ini," ujar perwakilan Yordania. Seperti dikutip dari video yang dilansir kanal YouTube @tvOneNews.

img_title Trump Geram Atas Tanggapan Iran untuk Tawaran Damai: Saya Tidak Suka

Ia menegaskan bahwa masa depan Gaza harus ditentukan oleh rakyat Palestina sendiri. Solusi apa pun harus disetujui oleh mereka.

Dua pemimpin Eropa juga turut menanggapi. Presiden Dewan Eropa dan Presiden Komisi Eropa mendesak Israel untuk mempertimbangkan kembali keputusan tersebut. Mereka berharap Israel bisa lebih bijaksana dalam mengambil langkah.

img_title Belum Temui Titik Terang, AS Tunggu Jawaban hingga Iran Ancam Serang Balik Blokade

"Kami mendesak Israel untuk mempertimbangkan kembali keputusannya," ujar perwakilan Eropa. Seperti dikutip dari video yang dilansir kanal YouTube @tvOneNews.

Mereka berharap, Israel bisa mendengarkan suara dari komunitas internasional. Suara yang menginginkan perdamaian di Gaza.

Di sisi lain, PBB juga mengkritik cara penyaluran bantuan di Gaza. Mereka menyebut penyaluran bantuan melalui udara tidak efektif. Cara ini bahkan sudah menewaskan seorang bocah berusia 15 tahun.

"Bantuan melalui udara tidak memadai," ujar perwakilan PBB. Seperti dikutip dari video yang dilansir kanal YouTube @tvOneNews.

Ia menjelaskan, cara terbaik adalah dengan membuka jalur darat. Dengan demikian, bantuan bisa sampai ke tangan warga sipil secara lebih cepat dan aman.

Kritik dari PBB ini menjadi bukti bahwa situasi di Gaza sudah sangat mengkhawatirkan. Kelaparan dan kematian terus menghantui warga sipil. Dan Israel harus bertanggung jawab atas semua ini.

Tekanan dari berbagai pihak ini diharapkan bisa membuat Israel berpikir ulang. Bahwa mereka tidak bisa bertindak sendirian. Mereka harus mendengarkan suara dunia.

Peristiwa ini menjadi alarm bagi semua pihak. Bahwa konflik di Gaza bukanlah masalah satu atau dua negara. Ini adalah masalah kemanusiaan yang melibatkan kita semua.