Perdana Menteri Australia: Australia Resmi Gabung Akui Palestina!
- youtube.com
Australia, VIVA Banyuwangi – Dunia politik internasional kembali bergejolak setelah Australia membuat keputusan mengejutkan. Perdana Menteri Australia, Anthony Albanese, secara resmi mengumumkan pengakuan negaranya atas Palestina. Keputusan ini dinilai berani dan menjadi pukulan telak bagi Israel.
Seperti dikutip dari video yang dilansir kanal YouTube @tvOneNews pada Selasa, 12 Agustus 2025, keputusan ini diambil setelah kabinet dan banyak pihak di Australia mendesak. Desakan itu muncul seiring meningkatnya kritik atas penderitaan dan kelaparan di Gaza. Kondisi ini membuat dunia geram.
Anthony Albanese mengatakan bahwa Australia telah membuat keputusan besar.
"Kami akan mengakui negara Palestina," ujar Anthony Albanese. Seperti dikutip dari video yang dilansir kanal YouTube @tvOneNews.
Ia menjelaskan, pengakuan resmi ini akan diformalkan di Majelis Umum PBB bulan September nanti.
Pengakuan ini datang di tengah panasnya situasi di Gaza. Australia juga mengkritik rencana Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu. Rencana untuk melancarkan serangan militer besar-besaran ke Gaza.
Anthony Albanese juga mengungkapkan ketakutannya secara langsung.
"Situasi di Gaza telah melampaui ketakutan terburuk dunia," ujar Anthony Albanese. Seperti dikutip dari video yang dilansir kanal YouTube @tvOneNews.
Ia menambahkan, penderitaan yang dialami warga sipil di sana sudah tidak bisa lagi ditolerir.
Pernyataan itu disampaikan langsung kepada Netanyahu. Ini menunjukkan sikap tegas Australia yang tidak main-main. Bahwa mereka tidak akan tinggal diam melihat kekerasan.
Albanese juga menekankan bahwa komitmen ini bukan tanpa syarat. Ia meminta Hamas tidak memiliki peran dalam pemerintahan Palestina.
"Pengakuan ini mencakup tidak adanya peran Hamas," ujar Anthony Albanese. Seperti dikutip dari video yang dilansir kanal YouTube @tvOneNews.
Ia juga menuntut demiliterisasi di Gaza dan penyelenggaraan pemilu yang adil. Dengan syarat-syarat ini, Australia berharap perdamaian bisa terwujud. Perdamaian yang berlandaskan keadilan dan hak asasi manusia.
Langkah Australia ini menjadi tonggak sejarah baru. Hal ini menunjukkan bahwa banyak negara mulai berani mengambil sikap. Mereka tidak lagi takut pada Israel.
Keputusan ini juga memberikan harapan bagi rakyat Palestina. Bahwa mereka tidak sendirian. Ada banyak negara yang mendukung perjuangan mereka.