Netanyahu Bikin Geram, Serangan Baru ke Gaza Ditentang Dunia!
- youtube.com
Gaza, VIVA Banyuwangi – Rencana serangan militer besar-besaran Israel ke Gaza memicu kecaman dunia. Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, dihadapkan pada gelombang protes dari berbagai negara. Kecaman ini datang dari sekutu-sekutu terdekat Israel sekalipun.
Seperti dikutip dari video yang dilansir kanal YouTube @tvOneNews pada Selasa, 12 Agustus 2025, kecaman itu disampaikan secara terang-terangan. Terutama setelah Perdana Menteri Australia, Anthony Albanese, mengumumkan pengakuan Palestina. Ini menunjukkan bahwa kesabaran dunia sudah habis.
Albanese mengatakan telah menyampaikan kekhawatirannya langsung kepada Netanyahu.
"Situasi di Gaza telah melampaui ketakutan terburuk dunia," ujar Anthony Albanese. Seperti dikutip dari video yang dilansir kanal YouTube @tvOneNews.
Ia mendesak Netanyahu untuk menghentikan serangan militernya.
Tanggapan senada juga datang dari Selandia Baru. Perdana Menteri Selandia Baru bergabung dengan Australia. Keduanya mendesak adanya gencatan senjata.
"Gencatan senjata adalah satu-satunya solusi," ujar perwakilan dari Selandia Baru. Seperti dikutip dari video yang dilansir kanal YouTube @tvOneNews.
Ia menambahkan, bantuan kemanusiaan harus bisa masuk. Bantuan ini sangat dibutuhkan oleh warga Gaza yang kelaparan.
Rencana serangan ini dinilai akan memperburuk krisis kemanusiaan. Banyak pihak khawatir, ribuan warga sipil akan menjadi korban. Korban dari ambisi politik Netanyahu.
Albanese dan Selandia Baru juga mendesak agar bantuan dapat mengalir bebas. Mereka menuntut Israel untuk membuka perbatasan. Agar bantuan bisa sampai ke tangan warga.
"Rencana ini harus dibatalkan," ujar Anthony Albanese. Seperti dikutip dari video yang dilansir kanal YouTube @tvOneNews.
Ia menegaskan, perdamaian tidak akan pernah terwujud dengan kekerasan. Ia berharap Netanyahu mau mendengarkan.
Netanyahu kini berada di bawah tekanan besar. Ia harus memilih antara melanjutkan ambisi politiknya. Atau mendengarkan desakan dunia untuk perdamaian.
Keputusan Australia dan Selandia Baru ini menjadi sinyal penting. Bahwa Israel tidak bisa lagi bertindak seenaknya. Mereka harus bertanggung jawab atas tindakan mereka.
Dunia kini menanti-nanti respons Netanyahu. Apakah ia akan membatalkan serangannya? Atau ia akan tetap melanjutkan rencananya?