Makan Bergizi Gratis Diharapkan Jadi Senjata Pemprov DKI Dorong Gaya Hidup Sehat Siswa
- https://www.antaranews.com/berita/5034445/pemprov-sebut-mbg-perkuat-program-kesehatan-di-sekolah?utm_source=antaranews&utm_medium=desktop&utm_campaign=editor_picks
Jakarta, VIVA Banyuwangi – Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menyebut program Makan Bergizi Gratis (MBG) turut memperkuat upaya peningkatan kesehatan peserta didik, termasuk mendukung keberlangsungan kantin sehat di sekolah.
Mengutip dari laman antaranews.com, Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta, Ani Ruspitawati mengatakan program ini bukan hanya soal menu makanan yang diberikan, tetapi juga mencakup kualitas kantin dan aktivitas fisik siswa.
“MBG akan memberikan penguatan luar biasa terhadap keseluruhan program. Kita tidak bicara hanya tentang makanan, tapi juga kantinnya dan aktivitas fisiknya,” ujar Ani pada Rabu 13 Agustus 2025.
Program kantin sehat telah berjalan sejak 2013 berdasarkan Peraturan Gubernur Jakarta Nomor 140 tentang Penyelenggaraan Kantin Sehat. Tujuannya mencegah penyakit tidak menular pada usia muda, seperti diabetes, hipertensi, dan gagal ginjal.
Pengelola kantin mendapat pendampingan agar pangan yang dijual aman, sementara siswa mendapat edukasi tentang makanan sehat, termasuk batas maksimal konsumsi gula, garam, dan lemak harian.
“Kami beri labelisasi pada makanan yang dijual, supaya anak-anak terbiasa membaca informasi gizi,” jelas Ani.
Selain asupan makanan, siswa juga diajak beraktivitas fisik rutin melalui program JakStar. Dalam program ini, siswa mendapatkan poin dari setiap kegiatan sehat yang dilakukan, seperti olahraga teratur dan menjaga pola makan. Poin tersebut nantinya bisa diakui dalam acara penghargaan khusus.
Ani menambahkan MBG diharapkan dapat membantu menekan angka anemia pada remaja putri, yang hingga kini masih menjadi masalah serius.
“Dengan kombinasi tablet tambah darah dan makanan sehat, kami berharap angka anemia pada remaja putri bisa turun,” kata Ani.