Federasi Bola Voli Vietnam Klarifikasi Isu Gender Kapten Dang Thi Hong yang Bergaya Maskulin
- www.tvOnenews.com
Vietnam, VIVA Banyuwangi –Sekretaris Jenderal Federasi Bola Voli Vietnam (VFV) Le Tri Tuong memberikan penjelasan terkait isu gender yang menimpa kapten tim voli Vietnam U-21, Dang Thi Hong.
Isu ini mencuat setelah pemain bergaya maskulin tersebut hilang dari skuad di Kejuaraan Dunia Voli U-21 2025 dan seluruh pertandingan yang sempat diperkuatnya didiskualifikasi, membuat Vietnam gagal melaju ke babak 16 besar.
Le Tri Tuong menegaskan pihaknya akan melindungi privasi atlet dalam proses investigasi yang dilakukan Federasi Bola Voli Dunia (FIVB).
Keterangan diskualifikasi dari FIVB hanya menyebutkan bahwa ada pemain Vietnam yang tidak sah tampil, tanpa menyebutkan identitas secara langsung.
"Mereka tidak mewajibkan tes (gender), tapi mengandalkan akta kelahiran sebagai dasar hukum," kata Le Tri Tuong.
"Namun jika ada keluhan dari tim lain, tes tetap dapat dilakukan, peraturan tidak secara jelas menyatakan indeks mana yang melebihi standar atau melanggar," ujarnya dikutip dari laman The Thao 247 via tvOnenews.com, Kamis, 14 Agustus 2025.
Menurutnya, FIVB hanya memberikan rekomendasi karena persoalan ini merupakan masalah pribadi. VFV memutuskan mengajukan banding lantaran keberatan pemeriksaan dilakukan di tengah kompetisi. Saat Vietnam sudah dipastikan lolos ke 16 besar, sanksi tersebut membuat mereka tersingkir.
"Seandainya pemeriksaan dilakukan lebih awal, meskipun belum jelas apakah benar atau salah, kami bisa saja melakukan antisipasi proaktif," katanya.
"Sekarang hasil babak penyisihan grup telah didiskualifikasi, menyebabkan kerugian besar bagi para pemain muda," tambahnya.
VFV terus melakukan pendampingan terhadap tim dengan mengajukan pengaduan resmi kepada FIVB.
"Kami terus berkoordinasi dengan otoritas Vietnam yang terkait untuk mengklarifikasi hak-hak atlet serta reputasi bola voli Vietnam," jelasnya.