1 Isu Negatif Pemerintahan Prabowo, Jadi Catatan Merah 10 Bulan Terakhir!
- youtube.com
Jakarta, VIVA Banyuwangi – Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto telah menginjak usia 10 bulan, namun bukan tanpa catatan kritis. Di tengah keberhasilan rekonsiliasi politik yang digembar-gemborkan, ada satu isu negatif yang luput dari perhatian. Isu ini berpotensi menjadi bumerang jika tidak segera diatasi.
Seperti dilansir dari video yang dikutip kanal YouTube @tvOneNews pada Jumat, 15 Agustus 2025, pengamat politik Henri Satrio menyampaikan pandangannya. Ia menilai, keberhasilan terbesar Prabowo adalah merangkul semua elit politik. Hal ini terlihat dari rukunnya para elit yang sebelumnya berseberangan.
"Pembangunan bisa ngebut dilaksanakan," tutur Henri Satrio. Seperti dilansir dari video yang dikutip kanal YouTube @tvOneNews.
Ia menjelaskan, rekonsiliasi ini membuat jalannya pemerintahan menjadi lebih mudah. Tidak ada lagi gesekan politik yang bisa menghambat program-program prioritas.
Namun, Henri Satrio juga menyoroti satu isu krusial yang bisa menjadi catatan merah.
"Isu-isu di daerah seperti di Pati, Jombang, dan Cirebon harus menjadi perhatian pemerintah," ujar Henri Satrio. Seperti dilansir dari video yang dikutip kanal YouTube @tvOneNews.
Ia menilai, gejolak di daerah ini menunjukkan bahwa rekonsiliasi di tingkat elit tidak serta-merta menjamin stabilitas di tingkat bawah.
Henri Satrio juga membeberkan, dari 11 program prioritas pemerintah, hanya satu yang terlihat progresnya.
"Program makan bergizi gratis adalah yang paling terlihat," ungkap Henri Satrio. Jumat, 15 Agustus 2025.
Program-program lain, seperti Sekolah Rakyat dan Sekolah Pancasila, masih dalam tahap awal dan seremonial.
Ia menambahkan, pemerintah seharusnya lebih fokus pada tantangan ekonomi. Ia menyoroti masalah yang dihadapi oleh ekonomi kelas menengah.
"Ekonomi kelas menengah yang menghadapi tantangan seperti PHK harus menjadi konsentrasi," kata Henri Satrio.
Menurutnya, kelas menengah adalah salah satu motor penggerak ekonomi. Jika mereka terpuruk, maka ekonomi nasional juga akan terdampak.
"Kelas bawah sudah diurus oleh bansos, dan kelas atas bisa mengurus diri sendiri," ujar Henri Satrio.
Ia berpendapat, pemerintah harus menyusun strategi khusus untuk melindungi kelas menengah.
Satu hal lagi, dengan banyaknya pihak yang kini berada dalam pemerintahan, pengawasan menjadi sangat penting. Ia mengingatkan agar fungsi pengawasan tidak hilang.