Pemkab Bangkalan Kerahkan Lintas Sektor untuk Penuhi Kuota Siswa Sekolah Rakyat
- www.antaranews.com
Bangkalan, VIVA Banyuwangi – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangkalan, Jawa Timur, mengerahkan seluruh elemen pemerintahan lintas sektor untuk memastikan kuota penerimaan siswa pada Sekolah Rakyat (SR) terpenuhi sesuai target yang telah ditetapkan Kementerian Sosial Republik Indonesia (Kemensos RI).
Bupati Bangkalan, Lukman Hakim, mengungkapkan langkah ini diambil setelah rapat koordinasi bersama pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) setempat pada Jumat 15 Agustus 2025.
Ia meminta seluruh pihak terkait turut aktif membantu proses sosialisasi dan perekrutan siswa baru.
"Pada rapat koordinasi bersama pimpinan organisasi perangkat daerah tadi, kami meminta agar semua pihak bisa membantu, sehingga kuota siswa SR bisa terpenuhi sesuai ketentuan pusat," kata Bupati Bangkalan Lukman Hakim di Bangkalan, sebagaimana dikutip dari laman resmi antaranews.com.
Berdasarkan data Dinas Sosial Kabupaten Bangkalan, jumlah pendaftar baru Sekolah Rakyat hingga pertengahan Agustus 2025 baru mencapai 70 orang dengan rincian tingkat Sekolah Dasar (SD) sebanyak 29 siswa dan tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP) sebanyak 41 siswa.
Padahal, Kemensos RI menetapkan pagu SR Bangkalan sebanyak 100 siswa, terbagi menjadi empat rombongan belajar (dua rombel SD dan dua rombel SMP) dengan masing-masing rombel berisi 25 siswa.
"Ke 100 orang itu terdiri atas empat rombongan belajar," ucap Lukman pada Jumat, 15 Agustus 2025.
Untuk mengatasi kekurangan siswa, Pemkab Bangkalan menggerakkan berbagai unsur, mulai dari pemerintah desa, TNI, Polri, pendamping Program Keluarga Harapan (PKH), hingga pekerja sosial.
"Teman-teman polisi, TNI dan aparat desa yang ada di Bangkalan ini juga siap membantu, menyampaikan sosialisasi kepada masyarakat, sehingga pagu SR yang ditetapkan pemerintah pusat bisa terpenuhi," jelas Lukman.
Selain itu, strategi ini juga difokuskan pada upaya door to door untuk mengajak calon siswa dari keluarga penerima manfaat agar ikut mendaftar.
Kepala Dinas Sosial Kabupaten Bangkalan, Wibagio Suharta, menegaskan bahwa target pembukaan Sekolah Rakyat tetap sesuai jadwal, yakni 1 September 2025.
"Kami yakin dengan upaya yang telah dilakukan Pemkab Bangkalan, yakni menggerakkan lintas sektor, pagu siswa SR bisa terpenuhi," ungkap Wibagio.
Dengan dukungan dari berbagai pihak, Pemkab Bangkalan optimistis kuota 100 siswa akan tercapai sebelum tahun ajaran dimulai.