Upacara Peringatan Harjakasi ke-207, Bupati Optimis 5 Tahun Kedepan Situbondo Naik Kelas

Bupati Situbondo saat Upacara Peringatan Harjakasi
Sumber :
  • Zulfah Ulyah Kartika/ VIVA Banyuwangi

Situbondo, VIVA Banyuwangi – Upacara peringatan Harjakasi atau Hari Jadi Kabupaten Situbondo ke-207 dilaksanakan pada Jumat, 15 Agustus 2025 pukul 06.45 WIB di Alun-alun Situbondo.

img_title Abu Batubara Selimuti Pemakaman Umum Desa Wonorejo, Warga Terancam ISPA

 

Pada upacara tersebut, Bupati Situbondo yang akrab dipanggil Mas Rio selaku inspektur upacara pada sambutannya menyebut bahwa dirinya optimis dapat membawa Kabupaten Situbondo naik kelas. Sesuai dengan visinya yang ia usung bersama wakilnya Ulfiyah saat terpilih memimpin Kabupaten.

img_title Limbah Batu Bara Diduga Dibuang di Dekat Pemakaman Umum Desa Wonorejo

“Saya, kami, kita, harus optimis bahwa Situbondo naik kelas akan menjadi kenyataan dalam jangka 5 tahun kedepan,” ujarnya.

Mas Rio kemudian mengajak para peserta upacara yang dihadiri oleh jajaran Forkopimda, pimpinan DPR, Kepala Desa se Kabupaten, tokoh masyarakat serta berbagai instansi yang diundang untuk merenung tentang apa yang telah diberikan kepada Kabupaten tercinta.

img_title DPRD Situbondo Dukung KSP Wisata Pasir Putih, Asal Sesuai Regulasi Aset Daerah

Bupati Situbondo periode 2025-2030 itu menegaskan bahwa peningkatan kualitas harus terjadi di semua lini, terutama pembangunan yang tumbuh dari desa agar kemajuan dapat dirasakan secara merata.

Dirinya bertekad ingin memajukan Kabupaten dan hal tersebut tercermin dalam tema yang diusung pada peringatan Harjakasi ke-207 yakni Explore the Tradition and Feel the Experience, Agustus Main ke Situbondo.

“Setiap periode Bupati punya esensi yang sama, ingin memajukan kabupatennya. Tapi bentuknya beda-beda. Saya mengambil tema ini karena ingin ada percepatan perputaran ekonomi dengan datangnya orang-orang dari luar Situbondo,” lanjutnya.

Dalam rangkaian peringatan Harjakasi, Pemkab Situbondo bersama pihak-pihak terkait menghadirkan berbagai kegiatan permainan bernilai lokal yang diharapkan mampu menarik wisatawan dari luar. Hal ini juga sekaligus wujud pelestarian nilai kebersamaan dan gotong-royong di era digital.

Upacara berlangsung khidmat dengan diisi pembacaan sejarah singkat Situbondo. Para tokoh yang hadir turut memeriahkan acara dengan mengenakan pakaian adat dari berbagai daerah di Indonesia.

Di akhir acara, Bupati memberikan berbagai penghargaan kepada siswa siswi berprestasi, para tokoh penggerak masyarakat, serta pelaku usaha yang dianggap memiliki kontribusi di daerahnya.