Bielefeld Singkirkan Bremen 1-0 di Putaran Pertama DFB-Pokal, Gol Isaiah Young di Menit 90+3 Jadi Penentu
- Sumber: Screeshoot IG: @arminiaofficial
Bielefeld, VIVA Banyuwangi –Berdasarkan tayangan YouTube @German Football, drama terjadi pada laga putaran pertama DFB-Pokal antara Arminia Bielefeld melawan Werder Bremen yang digelar di SchücoArena (Bielefelder Alm), Bielefeld, Jerman, pada Sabtu, 16 Agustus 2025. Pertandingan ini berakhir dengan skor tipis 1-0 untuk kemenangan Bielefeld, sekaligus memastikan langkah mereka ke babak berikutnya.
Pertandingan berlangsung sengit sejak awal, dengan Bremen yang tampil sebagai tim unggulan berusaha menguasai jalannya laga. Namun, Bielefeld yang bermain di hadapan publik sendiri menunjukkan determinasi tinggi untuk memberi kejutan.
Situasi berubah drastis pada menit ke-54 ketika gelandang Bremen, Leonardo Bittencourt, menerima kartu merah langsung dari wasit. Keputusan tersebut membuat Bremen harus melanjutkan pertandingan hanya dengan 10 pemain. Kehilangan satu pemain membuat permainan Bremen sedikit menurun, sementara Bielefeld semakin percaya diri untuk menyerang.
Meski menciptakan sejumlah peluang, gol yang ditunggu baru hadir di masa tambahan waktu. Pada menit ke-90+3, Isaiah Young menjadi pahlawan Bielefeld setelah mencetak gol penentu kemenangan. Tendangannya memaksa kiper Bremen tak berdaya, sekaligus mengirim tim Bundesliga itu keluar lebih cepat dari ajang bergengsi ini.
Gol telat tersebut sontak disambut sorakan meriah dari suporter tuan rumah yang memenuhi SchücoArena. Bagi Bielefeld, kemenangan ini menjadi salah satu momen berharga di musim 2025/2026, terutama karena dicapai dengan menyingkirkan tim sekelas Bremen.
Sebaliknya, bagi Werder Bremen, hasil ini menambah catatan buruk mereka di ajang DFB-Pokal. Kekalahan dari tim divisi lebih rendah dan dengan cara dramatis tentu menjadi tamparan keras bagi skuad asuhan Ole Werner.
Dengan kemenangan ini, Bielefeld berhak melaju ke putaran kedua DFB-Pokal. Sementara itu, Bremen harus kembali fokus ke Bundesliga untuk memperbaiki performa mereka setelah tersingkir di awal kompetisi piala domestik.