Ini Spesifikasi dan Kekuatan B-2 Spirit yang Sempat Bikin Langkah Putin Terhenti

Foto B-2 Spirit Milik Amerika Serikat
Sumber :
  • Air Force Military

Banyuwangi, VIVA Banyuwangi – Presiden Rusia Vladimir Putin dan Presiden Amerika Serikat Donald Trump melakukan pertemuan di Anchorage, Alaska, pada Jumat, 15 Agustus 2025, untuk membahas konflik yang terus memanas antara Rusia dan Ukraina.

img_title Menang 4-1 atas Amerika Serikat, Belgia Siap Tantang Spanyol Di Perempat Final Piala Dunia 2026

Setibanya di Pangkalan Gabungan Elmendorf-Richardson, kedua pemimpin tersebut langsung berjabat tangan sebelum berjalan menuju panggung utama bertuliskan “Alaska 2025”. Namun, sebuah momen menarik terjadi ketika langkah Putin mendadak terhenti.

Hal itu dipicu oleh melintasnya pesawat pengebom siluman Amerika Serikat, B-2 Spirit, yang terbang bersama sejumlah jet tempur di atas langit pangkalan. Dalam cuplikan video yang beredar, Putin terlihat beberapa kali mendongak dan memperhatikan pesawat legendaris itu.

img_title Putin Yakini Konflik Ukraina Akan Segera Berakhir, Siap Bertemu Presiden Zelenskyy

Lalu, sebenarnya sehebat apa pesawat B-2 Spirit milik Angkatan Udara Amerika Serikat tersebut?

B-2 Spirit, Bomber Siluman Andalan Amerika

img_title Trump Geram Atas Tanggapan Iran untuk Tawaran Damai: Saya Tidak Suka

B-2 Spirit dikenal sebagai salah satu pesawat pengebom paling canggih di dunia. Dirancang oleh Northrop Grumman bersama sejumlah perusahaan besar seperti Boeing dan General Electric, pesawat ini memiliki kemampuan unik untuk menembus pertahanan udara lawan tanpa terdeteksi radar.

Pesawat dengan desain flying wing ini pertama kali diperkenalkan pada tahun 1988 dan mulai beroperasi penuh pada 1997. Sejak saat itu, B-2 Spirit menjadi ujung tombak kekuatan udara Amerika, baik dalam misi konvensional maupun nuklir.

Salah satu keunggulan utamanya adalah teknologi stealth yang membuatnya nyaris tidak terlihat oleh radar musuh. Dengan jangkauan terbang mencapai lebih dari 9.600 kilometer tanpa pengisian bahan bakar, B-2 dapat meluncur dari pangkalan di Missouri dan menyerang target di belahan dunia lain sebelum kembali ke markas.

Pesawat ini mampu membawa muatan hingga 40 ribu pon (sekitar 18 ton) bom, baik konvensional maupun nuklir, dan terbang di ketinggian lebih dari 15.000 meter. Meski ukurannya besar dengan bentang sayap lebih dari 52 meter, B-2 hanya diawaki oleh dua pilot, jauh lebih efisien dibandingkan bomber generasi sebelumnya.

Kehebatan B-2 Spirit sudah teruji di berbagai operasi militer Amerika, mulai dari konflik di Kosovo, Afghanistan, hingga Irak. Tidak heran jika kehadirannya selalu menjadi simbol kekuatan sekaligus intimidasi di medan perang.

Halaman Selanjutnya
img_title