1.700 Warga Serbu IKN! Perayaan HUT RI ke 80 Berubah Ricuh, Basuki Hadimulyono: Miniatur Istana!
- youtube.com
Ibu Kota Nusantara, VIVA Banyuwangi – Perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia di Ibu Kota Nusantara (IKN) berlangsung meriah. Sebanyak 1.700 tamu undangan, termasuk pejabat, pengusaha, hingga masyarakat, memadati lapangan upacara. Namun, di balik kemegahan, antusiasme yang membludak membuat suasana di lapangan menjadi tidak terkendali.
Seperti dilansir dari kanal YouTube @tvOneNews pada Minggu, 17 Agustus 2025, upacara bendera diikuti oleh 38 anggota Paskibraka. Mereka berasal dari Penajam Paser Utara dan Provinsi Kalimantan Timur.
"Ini adalah perayaan yang sangat istimewa," ujar seorang panitia, Dani. Seperti dilansir dari kanal YouTube @tvOneNews.
Ia mengaku senang melihat antusiasme masyarakat yang datang.
Perayaan dilanjutkan dengan penampilan orkestra yang dipimpin oleh konduktor ternama, Adi MS. Seluruh peserta upacara tampak larut dalam suasana.
"Musiknya sangat memukau," kata Budi, salah satu tamu undangan. Minggu, 17 Agustus 2025.
Ia merasa bangga bisa menjadi bagian dari momen bersejarah ini.
Kepala Otorita IKN, Basuki Hadimulyono, terlihat ikut bernyanyi dan menari bersama. Ia tampak menikmati setiap momen yang terjadi.
"Kami ingin perayaan ini menjadi milik rakyat," ungkap Basuki.
Ia menjelaskan, acara ini digelar untuk mendekatkan IKN dengan masyarakat.
Basuki mengatakan, acara ini adalah bentuk dari pesta rakyat. Ia juga menjanjikan pesta rakyat yang jauh lebih besar pada malam harinya.
"Acara ini seperti miniatur dari perayaan di Istana Presiden," tutur Basuki.
Ia bangga karena acara di IKN juga bisa semeriah dan sedemokratis yang ada di Jakarta.
Menurut Basuki, perayaan HUT RI di IKN ini adalah hasil kolaborasi. Salah satu kolaborasi yang paling menarik adalah orkestra Adi MS.
"Pertunjukan orkestra ini adalah inisiatif dari Forum Komunikasi Pengusaha IKN," kata Basuki.
Ia menambahkan, pihaknya sangat mengapresiasi dukungan dari para pengusaha tersebut.
Meskipun acara berjalan lancar, beberapa pengunjung mengeluhkan sulitnya akses dan fasilitas yang kurang memadai. Sebagian besar merasa kelelahan karena harus berdesak-desakan.
"Kita sudah datang sejak pagi," tutur Siti, salah seorang warga yang datang.
Ia mengatakan, meskipun lelah, ia tetap bangga bisa melihat perayaan di IKN.