Ngeri! Bupati Yosef Bongkar Aib Ende, Ratusan Juta Rupiah Lenyap? HUT RI ke-80 Jadi Tumbal!

Ngeri! Bupati Yosef Bongkar Aib Ende
Sumber :
  • youtube.com

Ende, VIVA Banyuwangi – Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kabupaten Ende, Nusa Tenggara Timur, berlangsung meriah. Ribuan warga tumpah ruah di Lapangan Pancasila. Namun, di balik kemeriahan itu, Bupati Ende, Yosef Benediktus justru membeberkan fakta yang mengejutkan tentang kondisi daerahnya.

img_title 13 Laka Sepekan Jelang HUT RI, Korban Luka di Kabupaten Probolinggo Bertambah

Seperti dilansir dari kanal YouTube @tvOneNews pada Minggu, 17 Agustus 2025, Yosef mengakui, tantangan terbesar bagi Ende bukanlah masalah infrastruktur. Namun, bagaimana mengubah mentalitas masyarakat.

"Tantangan terbesar itu adalah merubah mindset warga," ungkap Yosef. Seperti dilansir dari kanal YouTube @tvOneNews.

img_title Pertumbuhan Ekonomi 6,81 Persen hingga Aspirasi Ojol, Ini Bahasan Dialog Kebangsaan Kota Probolinggo

Ia menjelaskan, masyarakat masih memiliki pola pikir yang sulit diubah.

Yosef juga menyinggung tentang upaya pemerintah dalam membangun birokrasi yang pro rakyat. Ia menyebut, langkah ini diambil agar kebijakan dan anggaran bisa langsung dirasakan manfaatnya.

img_title HUT RI Bikin Kereta Ramai, 91 Ribu Penumpang Tercatat di Daop 9 Jember

"Kebijakan kami sudah pro masyarakat," ujar Yosef. Minggu, 17 Agustus 2025.

Ia menegaskan, semua anggaran kini berfokus pada pembangunan yang memberdayakan warga.

Di tengah upayanya, Yosef mengaku bahwa pemerintahannya sudah melakukan banyak restrukturisasi. Hal ini dilakukan demi menyingkirkan praktik korupsi dan inefisiensi.

"Kami sudah merestrukturisasi birokrasi," tutur Yosef.

Ia menambahkan, birokrasi yang ramping dan bersih akan mempercepat pembangunan.

Tak hanya itu, Yosef juga memaparkan keberhasilan pemerintah dalam menggerakkan ekonomi. Yosef mencontohkan, setiap ada acara besar, Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) selalu dilibatkan.

"UMKM kita libatkan di setiap kegiatan," kata Yosef.

Ia bersyukur, langkah ini sangat berhasil dan terbukti meningkatkan pendapatan masyarakat.

Sebagai "Kota Pancasila", Ende memiliki tanggung jawab besar untuk menjaga persatuan. Yosef mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menghormati keberagaman.

"Kita harus jaga persatuan dan keberagaman," tutup Yosef.

Ia menjelaskan, sebagai rahim Pancasila, Ende harus terus tumbuh dengan semangat gotong royong.

Namun, beberapa warga mengeluhkan bahwa perubahan belum dirasakan secara signifikan. Meskipun banyak kegiatan, mereka berharap ada perbaikan fundamental.

"Kami butuh lapangan pekerjaan," ujar seorang warga, Rina.

Ia berharap, pemerintah tidak hanya fokus pada acara seremonial, tetapi juga pada kesejahteraan rakyat.

Rina juga berharap, pemerintah bisa lebih sering melakukan pertemuan dengan warga. Ia menilai, aspirasi mereka seringkali tidak didengar.

Halaman Selanjutnya
img_title