Visi Bung Karno Gagal! Hendi Jo Ungkap 3 Pilar Bangsa yang Belum Tercapai, Bikin Rakyat Miskin!

Visi Bung Karno Gagal
Sumber :
  • youtube.com

Jakarta, VIVA Banyuwangi – Di tengah hingar bingar perayaan HUT ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia, seorang sejarawan bernama Hendi Jo, melontarkan kritik pedas. Ia menilai visi besar Bung Karno dan para pendiri bangsa belum sepenuhnya tercapai.

img_title DPR Desak Pengesahan RUU PPRT, Akhiri Era Pengabaian Pekerja Domestik!

Seperti dikutip dari kanal YouTube @tvOneNews pada Minggu, 17 Agustus 2025, Hendi Jo menyebutkan ada tiga pilar utama bangsa yang masih menjadi pekerjaan rumah. Pilar itu adalah kemiskinan sosial, politik, dan budaya.

"Kemerdekaan belum sepenuhnya dinikmati rakyat," ujar Hendi Jo. Seperti dikutip dari kanal YouTube @tvOneNews.

img_title Protes Meluas Atas Tunjangan Besar Anggota DPR dan Kebijakan Austerity

Ia menjelaskan, masih banyak masyarakat yang hidup dalam kemiskinan, bukan hanya secara ekonomi, tetapi juga secara sosial.

Hendi Jo menyoroti salah satu bentuk kemiskinan budaya, yaitu minat baca yang rendah. Menurutnya, hal ini menjadi salah satu hambatan besar bagi Indonesia untuk menjadi negara maju.

img_title 4 Jenis Kemiskinan Ini Hindarilah

"Masyarakat kita masih miskin literasi," tutur Hendi Jo. Minggu, 17 Agustus 2025.

Ia menambahkan, peringkat literasi Indonesia masih jauh di bawah negara lain yang merdeka lebih belakangan.

Kritik tajamnya juga menyentuh aspek solidaritas sosial. Hendi Jo menyoroti, persatuan dan kesatuan yang dulu menjadi modal utama perjuangan, kini mulai memudar.

"Solidaritas bangsa mulai luntur," ungkap Hendi Jo.

Ia menekankan, kemerdekaan ini diraih karena adanya solidaritas yang kuat, dan itu harus dijaga.

Hendi Jo juga membandingkan perayaan kemerdekaan dulu dan sekarang. Ia menilai, perayaan saat ini lebih didominasi oleh hiburan dan seremoni.

"Esensi kemerdekaan sudah hilang," kata Hendi Jo.

Ia berharap, perayaan ini bisa lebih dimaknai dengan merefleksikan kembali cita-cita bangsa.

Ia menegaskan, semua pihak memiliki tanggung jawab besar untuk mewujudkan cita-cita bangsa. Bukan hanya pemerintah, tetapi juga seluruh elemen masyarakat.

"Pembangunan bangsa adalah tanggung jawab kita semua," tambah Hendi Jo.

Ia menyerukan kepada seluruh rakyat untuk tidak hanya menjadi penonton, tetapi juga pelaku.

Hendi Jo menutup wawancaranya dengan pesan yang menohok. Ia meminta seluruh rakyat Indonesia untuk tidak hanya bangga, tetapi juga bekerja keras.

"Bangga saja tidak cukup," tutup Hendi Jo. Seperti dikutip dari kanal YouTube @tvOneNews.

Halaman Selanjutnya
img_title