Putin Ajak Trump ke Moskow! Dibalik Pertemuan 3 Jam di Alaska, Ada Rencana Rahasia yang Bikin Geger Dunia!

Putin Ajak Trump ke Moskow
Sumber :
  • youtube.com

Alaska, VIVA Banyuwangi – Pertemuan rahasia antara Presiden Rusia Vladimir Putin dan mantan Presiden Amerika Serikat Donald Trump di Anchorage, Alaska, menimbulkan pertanyaan besar. Pertemuan yang berlangsung selama tiga jam tersebut dilaporkan tanpa hasil konkret. Namun, di balik itu, Putin justru melontarkan undangan yang mengejutkan, membuat dunia internasional heboh.

img_title Menang 4-1 atas Amerika Serikat, Belgia Siap Tantang Spanyol Di Perempat Final Piala Dunia 2026

Seperti dilansir dari kanal YouTube @tvOneNews pada Minggu, 17 Agustus 2025, pertemuan ini adalah yang pertama sejak kedua pemimpin tidak lagi berada di posisi yang sama. Keduanya disebut-sebut sepakat untuk bertemu kembali.

"Selanjutnya kita akan bertemu di Moskow," ujar Vladimir Putin. Seperti dilansir dari kanal YouTube @tvOneNews

img_title Xi Jinping Temui Putin Usai Trump, China dan Rusia Kompak Serang Kebijakan AS

Undangan ini membuat para wartawan yang hadir terkejut.

Vladimir Putin juga memuji pendekatan Trump. Menurutnya, mantan presiden AS itu memiliki pendekatan yang berorientasi pada hasil.

img_title Setelah Donald Trump, Kini Xi Jinping Sambut Vladimir Putin di Beijing

"Saya percaya pendekatan ini bisa menyelesaikan konflik," tutur Vladimir Putin. Minggu, 17 Agustus 2025.

Ia berharap, dialog bisa menjadi jalan terbaik untuk mencapai perdamaian.

Donald Trump sendiri menanggapi undangan tersebut dengan santai. Ia menyebut, undangan itu sangat menarik, meskipun ia sadar akan menimbulkan kritik.

"Undangan ini sangat menarik," ungkap Donald Trump.

Ia merasa tersanjung atas tawaran tersebut.

Trump juga berterima kasih kepada Putin atas undangan tersebut. Ia berharap, pembicaraan di masa depan bisa berjalan dengan lebih baik.

"Saya menantikan untuk berbicara dengan Anda lagi," kata Donald Trump.

Ia mengaku, pertemuan ini adalah langkah awal yang baik.

Banyak pengamat menilai, pertemuan ini adalah upaya Putin untuk mendapatkan dukungan internasional. Terutama, dari negara-negara yang berpihak pada AS.

"Putin ingin memanfaatkan popularitas Trump," ujar seorang pengamat politik, John.

Ia mengatakan, langkah ini sangat cerdas.

Pertemuan ini sendiri disebut-sebut sebagai yang paling konstruktif. Kedua pemimpin mampu berdiskusi secara produktif, meskipun tanpa kesepakatan resmi.

"Pertemuan ini produktif," tutup Vladimir Putin.

Ia mengatakan, pertemuan ini adalah langkah yang sangat positif.

Donald Trump sendiri memilih untuk tidak memberikan banyak komentar. Ia menganggap, pertemuan ini adalah hal yang sangat pribadi.

"Saya tidak akan banyak berkomentar," tambah Donald Trump. Seperti dilansir dari kanal YouTube @tvOneNews.

Halaman Selanjutnya
img_title