Polda Sulteng Tinjau Lokasi Gempa Poso dan Salurkan Bantuan Sembako untuk Warga Terdampak
- www.antaranews.com
Poso, VIVA Banyuwangi – Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Tengah menyalurkan bantuan sembako kepada warga terdampak gempa bumi berkekuatan magnitudo 6,0 yang mengguncang Kabupaten Poso, Minggu pagi.
Kabid Humas Polda Sulteng Kombes Pol Djoko Wienartono menegaskan bahwa penyaluran bantuan ini merupakan komitmen nyata Polri untuk hadir di tengah masyarakat, khususnya saat bencana melanda.
“Polri hadir bukan hanya sebagai pengayom dan penjaga keamanan, tetapi juga sebagai sahabat masyarakat di saat suka maupun duka," kata Djoko Wienartono di Poso, sebagaimana dikutip dari laman resmi antaranews.com.
Sebelum menyerahkan bantuan, jajaran Polda Sulteng bersama Kapolres Poso AKBP Alowisius Londar dan Kabag Ops AKP Sudji Hartono tinjau lokasi dan kondisi bangunan Gereja Elim di Desa Masani yang mengalami kerusakan akibat guncangan gempa.
Peninjauan ini dilakukan sebagai bentuk perhatian Polri terhadap fasilitas umum dan pemukiman warga yang terdampak.
Usai melakukan pengecekan, Polres Poso menyerahkan puluhan paket sembako kepada masyarakat. Bantuan tersebut diberikan secara simbolis oleh Kabag Ops Polres Poso kepada perwakilan warga di Desa Masani.
"Semoga bantuan ini dapat meringankan kesulitan warga yang sedang diuji oleh bencana,” ujar Djoko pada Mingu, 17 Agustus 2025.
Ia menegaskan bahwa Polri akan terus hadir di tengah masyarakat, tidak hanya dalam menjaga keamanan, tetapi juga melalui aksi-aksi kemanusiaan.
"Penyaluran bantuan akan terus dilaksanakan agar masyarakat merasa tidak sendiri dalam menghadapi musibah ini," tambahnya.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) sebelumnya melaporkan bahwa gempa bumi yang terjadi pada pukul 05.36 WIB dengan magnitudo 6,0 kemudian dimutakhirkan menjadi magnitudo 5,8.
Episenter gempa terletak di laut pada jarak 13 kilometer barat laut Kota Poso, Sulawesi Tengah, dengan kedalaman 10 kilometer.
Setelah gempa utama, tercatat 10 kali gempa susulan dengan intensitas lebih kecil. BPBD Sulteng melaporkan sejumlah rumah warga mengalami kerusakan, termasuk fasilitas umum seperti tempat ibadah.
Dengan adanya dukungan dari berbagai pihak, termasuk Polri, diharapkan pemulihan kondisi masyarakat terdampak gempa Poso dapat berjalan lebih cepat.