Luhut Soroti Kekompakan 3 Presiden Hadiri Upacara HUT RI di Istana, Singgung Absennya Megawati?
- https://www.antaranews.com/berita/2381565/hasto-tegaskan-megawati-soekarnoputri
Jakarta, VIVA Banyuwangi – Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN), Luhut Binsar Pandjaitan, menyoroti pentingnya kekompakan nasional yang tercermin dari kehadiran tiga presiden terpilih Republik Indonesia dalam Upacara Detik-Detik Proklamasi HUT ke-80 RI di Istana Merdeka, Jakarta, Minggu, 17 Agustus 2025.
Dalam keterangannya kepada awak media, Luhut menekankan arti penting kehadiran Presiden ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono, Presiden ke-7 Joko Widodo, dan Presiden saat ini, Prabowo Subianto, dalam satu panggung kenegaraan.
"Saya pikir seperti yang sudah katakan tadi, kekompakan itu menjadi kunci. Jadi, ada Pak SBY, ada Pak Jokowi, kan ini tiga Presiden yang terpilih. Yang pertama dulu, saya kira Pak SBY, kedua Pak Jokowi, yang ketiga sekarang Pak Prabowo," ujar Luhut dilansir dari antaranews.com.
Menurut Luhut, kehadiran ketiganya dalam momen bersejarah ini menunjukkan simbol kuat bahwa Indonesia tetap satu dalam keberagaman dan kontinuitas kepemimpinan.
Namun, publik juga mempertanyakan absennya Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri dalam acara kenegaraan tersebut. Menanggapi hal itu, Luhut menjawab singkat.
"Ya memang kita berharap lengkap, tapi mungkin Ibu Mega berhalangan, enggak apa-apa," ujarnya.
Di tempat berbeda, Megawati Soekarnoputri yang juga Ketua Umum PDI Perjuangan, diketahui memimpin upacara peringatan HUT ke-80 RI di Sekolah Partai PDIP, Jakarta, pada hari yang sama. Ia bertindak sebagai inspektur upacara dan menyampaikan pesan mendalam tentang makna kemerdekaan.
Megawati menegaskan bahwa kemerdekaan Indonesia merupakan hasil perjuangan berdarah dari para pahlawan bangsa.
Dalam sambutannya, ia menyatakan bahwa kemerdekaan bukanlah hadiah, melainkan hasil dari “darah, keringat, dan air mata” para pejuang dan pendiri bangsa yang mempertaruhkan segalanya demi Merah Putih.
Sementara itu, upacara di Istana Merdeka dipimpin langsung oleh Presiden Prabowo Subianto sebagai inspektur upacara. Momen ini menjadi salah satu agenda penting dalam rangkaian peringatan HUT ke-80 RI.