1 Aturan Mengejutkan dari Prabowo! Larang Jabatan Komisaris BUMN Jadi Bancakan, Pejabat Bikin Geger!
- youtube.com
Jakarta, VIVA Banyuwangi – Presiden Prabowo Subianto membuat gebrakan besar. Dalam pidatonya, ia melontarkan pernyataan yang membuat para pejabat Badan Usaha Milik Negara (BUMN) ketar-ketir. Ia menegaskan tidak akan membiarkan jabatan komisaris dijadikan ladang untuk membagi-bagikan bonus dan jabatan.
Seperti dilansir dari kanal YouTube @tvOneNews pada Senin, 18 Agustus 2025, pernyataan ini disampaikan di Gedung DPR RI. Presiden Prabowo mengaku gerah dengan praktik kotor yang sudah berlangsung lama di BUMN.
"Saya tidak akan membiarkan jabatan komisaris menjadi bancakan," ujar Prabowo. Seperti dilansir dari kanal YouTube @tvOneNews.
Ia menegaskan, sudah saatnya BUMN diisi oleh orang-orang profesional.
Prabowo juga mengkritik bonus tantiem. Ia menyebut, tantiem hanyalah dalih untuk menutupi praktik-praktik tidak sehat.
"Tantiem hanyalah dalih yang dibuat-buat," tutur Prabowo. Senin, 18 Agustus 2025.
Ia menambahkan, sudah banyak pengaduan tentang hal ini.
Oleh karena itu, Presiden Prabowo memutuskan untuk menghapus tantiem. Ia juga memberikan pilihan kepada para direksi dan komisaris.
"Silakan mengundurkan diri jika tidak setuju," kata Prabowo.
Ia mengaku, kebijakan ini adalah yang terbaik untuk masa depan BUMN.
Prabowo juga berencana mengurangi jumlah komisaris di setiap BUMN. Kebijakan ini bertujuan untuk menekan biaya dan meningkatkan efisiensi.
"Kami akan memangkas jumlah komisaris," ungkap Prabowo.
Ia yakin, langkah ini akan membuat BUMN lebih sehat.
Kebijakan ini juga berlaku untuk sektor perbankan. Para direksi dan komisaris bank BUMN juga akan terkena imbasnya.
"Kebijakan ini berlaku untuk semua BUMN," tambah Prabowo.
Ia merasa, langkah ini adalah hal yang adil.
Pengamat ekonomi, Rizal, menilai, kebijakan ini adalah hal yang sangat positif. Ia berharap, langkah ini bisa meningkatkan kepercayaan publik.
"Ini akan mengembalikan kepercayaan publik," ujar Rizal.
Ia merasa, ini adalah langkah yang tepat.
Rizal juga berharap, kebijakan ini bisa segera direalisasikan. Ia menilai, semakin cepat semakin baik.
"Saya berharap ini bukan hanya wacana," tutup Rizal. Seperti dilansir dari kanal YouTube @tvOneNews.
Ia merasa, masyarakat sudah menunggu.