1 Warga Tewas Mengenaskan, Poso Diguncang Gempa! Korban Alami Luka Parah Tertimpa Reruntuhan Bangunan Saat Ibadah

1 Warga Tewas Mengenaskan
Sumber :
  • youtube.com

Poso, VIVA Banyuwangi – Gempa bumi berkekuatan 6,0 SR mengguncang Poso, Sulawesi Tengah. Gempa yang terjadi di pagi hari ini menimbulkan kepanikan luar biasa di kalangan masyarakat. Satu orang dilaporkan tewas, dan belasan lainnya mengalami luka-luka. Korban tewas adalah seorang wanita yang tertimpa reruntuhan atap gereja saat sedang beribadah.

img_title Pemerintah RI Kecam Keras Pemasangan Spanduk Pasukan Israel di Reruntuhan RS Indonesia Gaza

Seperti dikutip dari kanal YouTube @tvOneNews pada Senin, 18 Agustus 2025, gempa terjadi sekitar pukul 08:30 WITA. Kepanikan tidak hanya terjadi di rumah warga, tetapi juga di rumah sakit.

"Kami langsung panik," ujar seorang pasien, Nur. Seperti dikutip dari kanal YouTube @tvOneNews.

img_title Kemendikdasmen Siapkan TKA Susulan untuk Siswa Terdampak Bencana, Sakit hingga Gangguan Teknis

Ia mengatakan, seluruh pasien di lantai 3 Rumah Sakit Umum Daerah Poso langsung dievakuasi.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Poso, Darma Metusala, membenarkan kejadian ini. Ia mengatakan, satu orang tewas dan 16 lainnya terluka.

img_title Iuran BPJS Kesehatan Naik, Menkes: Tidak Ada Pengaruh ke Masyarakat Miskin

"Satu orang meninggal dunia," tutur Darma, Senin, 18 Agustus 2025.

Ia menambahkan, korban tewas adalah seorang wanita bernama Kartin Kande, warga Desa Masani.

Darma juga menjelaskan, gempa susulan juga terjadi pada malam harinya. Gempa ini menyebabkan kerusakan tambahan pada beberapa bangunan sekolah.

"Ada gempa susulan," ungkap Darma.

Ia mengatakan, timnya sedang melakukan pendataan.

Menurut Darma, gempa sebelumnya juga merusak ratusan rumah. Hal ini membuat sebagian besar warga masih trauma.

"Kami sudah mendata," ujar Darma.

Ia mengatakan, pemerintah daerah akan segera memberikan bantuan.

Di sisi lain, warga juga melaporkan kerusakan di berbagai tempat. Terutama di Poso Pesisir, Poso Pesisir Selatan, dan Poso Pesisir Utara.

"Banyak bangunan rusak," kata seorang warga, Siska.

Ia merasa, kondisi ini sangat mengkhawatirkan.

Gempa kali ini terasa sangat kencang. Banyak warga yang memilih untuk mengungsi di tenda-tenda darurat.

"Kami takut pulang ke rumah," tutur Siska.

Ia mengaku, trauma karena melihat banyak kerusakan.

Darma mengimbau masyarakat untuk tetap tenang. Ia memastikan, pemerintah akan memberikan bantuan.

"Tetap tenang," tutup Darma. Senin, 18 Agustus 2025.

Ia berjanji akan mengurus para korban.