307 Rumah Hancur! Gempa Poso Hantam Lagi, Warga Emosi Tuding Pemerintah Hanya Janji Manis!

307 Rumah Hancur! Gempa Poso Hantam Lagi
Sumber :
  • youtube.com

Poso, VIVA Banyuwangi – Poso, Sulawesi Tengah, kembali diguncang gempa. Gempa berkekuatan 6,0 SR ini menambah panjang daftar kerusakan di daerah tersebut. Pasalnya, tiga minggu yang lalu, gempa juga merusak ratusan rumah. Warga pun geram, menuding pemerintah lamban dalam memberikan bantuan.

img_title Kemendikdasmen Siapkan TKA Susulan untuk Siswa Terdampak Bencana, Sakit hingga Gangguan Teknis

Seperti dilansir dari kanal YouTube @tvOneNews pada Senin, 18 Agustus 2025, gempa kali ini menewaskan satu orang. Total 16 orang mengalami luka-luka.

"Kami sudah terlalu sering merasakan gempa," ungkap seorang warga, Siska. Seperti dilansir dari kanal YouTube @tvOneNews.

img_title 250 Rumah Rusak Parah Akibat Banjir Bandang di Nagan Raya, 2500 Warga Mengungsi

Ia menambahkan, trauma yang dialami warga belum pulih.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Poso, Darma Metusala, membenarkan adanya kerusakan. Ia mengatakan, sekitar 60 rumah warga rusak akibat gempa.

img_title Satgas Brimob Batalyon B Polda Sumut Salurkan Bantuan Logistik ke Desa Terisolasi Tapanuli Utara

"Ada 60 rumah rusak," tutur Darma. Senin, 18 Agustus 2025.

Ia mengatakan, kerusakan ini tersebar di 8 desa.

Darma juga menambahkan, gempa tiga minggu yang lalu merusak 307 rumah. Hal ini membuat warga semakin emosi.

"Ratusan rumah rusak," kata Darma.

Ia menegaskan, pemerintah sedang berupaya memberikan bantuan.

Namun, pernyataan Darma ini tidak membuat warga puas. Mereka menilai, janji bantuan hanya omong kosong.

"Hanya janji manis," ujar seorang warga, Iwan.

Ia merasa, pemerintah tidak serius dalam menangani masalah ini.

Iwan juga menyoroti lambannya bantuan yang datang. Ia mengatakan, banyak warga yang kesulitan karena tidak punya tempat tinggal.

"Kami butuh bantuan sekarang," tutur Iwan.

Ia berharap, pemerintah bisa lebih cepat.

Darma sendiri mengimbau masyarakat untuk tetap sabar. Ia meminta warga untuk tidak panik.

"Semua sedang diupayakan," ungkap Darma.

Ia berjanji, bantuan akan segera sampai.

Selain itu, gempa susulan juga membuat warga makin cemas. Apalagi, gempa susulan ini merusak beberapa bangunan sekolah.

"Sekolah juga ikut rusak," tambah Darma. Senin, 18 Agustus 2025.

Ia mengatakan, hal ini menjadi prioritas utama.

Masyarakat juga merasa, pemerintah tidak memberikan perhatian. Mereka menganggap, Poso tidak menjadi prioritas.

"Poso tidak diprioritaskan," tutur Iwan.

Ia berharap, pemerintah pusat bisa turun tangan.

Darma menutup dengan permohonan maaf. Ia memastikan, pemerintah tidak akan tinggal diam.

"Kami mohon maaf atas ketidaknyamanan," tutup Darma. Senin, 18 Agustus 2025.

Halaman Selanjutnya
img_title