Pilu! Remaja di Sukabumi Dievakuasi dari Atap Masjid Usai Dibully Kakak Kelas!

Remaja di Sukabumi Dievakuasi dari Atap Masjid
Sumber :
  • youtube.com

Sukabumi, VIVA Banyuwangi – Pemandangan dramatis terjadi di sebuah masjid di kawasan Sukabumi. Seorang remaja bernama Rizal (16) harus dievakuasi dari atap masjid. Ia nekat naik ke sana karena diduga trauma usai menjadi korban bullying sadis oleh kakak kelasnya di sekolah.

img_title Sempat Dicoba Evakuasi Pakai Kayu, Kucing Liar Terjebak Tembok Selamat Usai Damkar Probolinggo Bobol Dinding

Seperti dikutip dari kanal YouTube @tvOneNews pada Senin, 18 Agustus 2025, evakuasi berlangsung menegangkan. Petugas Damkar dan kepolisian harus berhati-hati. Mereka membujuk Rizal agar mau turun.

"Rizal terlihat sangat ketakutan," ungkap salah satu petugas Damkar, Bayu. Seperti dikutip dari kanal YouTube @tvOneNews.

img_title Sarang Tawon Vespa Raksasa Dievakuasi Damkar Probolinggo, Ukurannya Lebih Besar dari Kepala Manusia

Ia mengatakan, remaja itu tidak mau didekati oleh siapapun.

Berdasarkan keterangan saksi, Rizal sudah berada di atap masjid sejak pagi hari. Warga yang melihatnya segera melapor ke pihak berwajib. Mereka khawatir akan keselamatan remaja tersebut.

img_title Tindak Lanjuti Kasus Daycare di Yogya, Menteri HAM Perintahkan Tim Tinjau Langsung Lokasi

"Kami khawatir dia nekat melompat," tutur seorang warga, Agus. Senin, 18 Agustus 2025.

Ia menambahkan, Rizal adalah anak yang pendiam dan rajin ke masjid.

Aksi bullying yang dialami Rizal diduga sudah terjadi berulang kali. Pelaku adalah tiga orang siswa dari sekolah yang sama, yakni SMK Cemerlang. Para pelaku seringkali memalak uang saku dan mengancam Rizal.

"Sudah sering dimintai uang," kata paman Rizal, Hadi.

Ia mengaku, baru mengetahui perlakuan itu setelah kejadian.

Setelah berhasil dibujuk, Rizal akhirnya mau dievakuasi. Ia langsung dibawa ke klinik terdekat untuk mendapatkan penanganan medis. Pihak keluarga juga sudah mendampingi dan memberikan dukungan.

"Kondisinya cukup lemas," ujar petugas medis yang menangani Rizal. Seperti dikutip dari kanal YouTube @tvOneNews.

Ia menambahkan, remaja itu mengalami trauma psikologis yang cukup berat.

Kasus ini kini sedang ditangani oleh pihak kepolisian. Para pelaku sudah dipanggil untuk dimintai keterangan. Polisi berjanji akan menindak tegas setiap tindakan kekerasan di sekolah.