Petugas Damkar Heboh! 5 Fakta Mengejutkan Benda Mirip Pocong di Pohon, Ternyata…

Petugas Damkar Heboh! 5 Fakta Mengejutkan Benda Mirip Pocong
Sumber :
  • youtube.com

Ngawi, VIVA Banyuwangi – Setelah membuat geger dan panik, benda misterius yang tergantung di pohon akhirnya terungkap. Setelah disemprot oleh petugas Damkar, benda itu terjatuh. Warga Kecamatan Kedunggalar, Kabupaten Ngawi pun berbondong-bondong mendekat untuk melihat wujud aslinya.

img_title Kobra 60 Cm Bersembunyi di Bawah Kasur Warga Kota Probolinggo, Sempat Menyembur Bisa Dua Kali Saat Dievakuasi

Seperti dikutip dari kanal YouTube @tvOneNews pada Senin, 18 Agustus 2025, benda itu ternyata hanyalah gumpalan kain. Kain itu sengaja dibentuk sedemikian rupa sehingga mirip sosok pocong. Benda itu diduga adalah lelucon iseng dari seseorang.

"Ternyata cuma sampah," ujar seorang warga, Didi. Seperti dikutip dari kanal YouTube @tvOneNews.

img_title Sempat Dicoba Evakuasi Pakai Kayu, Kucing Liar Terjebak Tembok Selamat Usai Damkar Probolinggo Bobol Dinding

Ia mengaku, ia merasa lega sekaligus kesal.

Setelah diperiksa lebih lanjut, benda itu adalah karung. Karung itu diisi dengan tumpukan kain dan diikat menyerupai sosok pocong. Motif dari keisengan ini belum diketahui. Namun, hal ini sudah meresahkan banyak pihak.

img_title Unik, Damkar Probolinggo Gunakan Alat Pompa untuk Buka Jok Sepeda Listrik

"Kami akan cari siapa pelakunya," tutur Kapolsek setempat, Budi. Senin, 18 Agustus 2025.

Ia mengatakan, tindakan ini bisa dikenakan pasal pidana.

Kejadian ini menjadi pelajaran berharga. Warga diimbau untuk tidak mudah panik. Mereka diminta untuk tetap tenang dan melaporkan setiap kejadian aneh ke pihak berwajib.

"Jangan mudah percaya pada hoaks," ungkap tokoh masyarakat, Bambang.

Ia menambahkan, kita harus lebih cerdas dalam menyikapi setiap informasi.

Petugas kepolisian akan terus melakukan penyelidikan. Mereka akan mencari tahu siapa pelaku di balik keisengan yang meresahkan ini. Polisi berjanji akan menindak tegas pelaku agar kejadian ini tidak terulang.

"Pelaku akan kami hukum," tutupnya. Senin, 18 Agustus 2025.

Ia berharap, masyarakat tidak lagi melakukan keisengan yang membahayakan.