Jaga Profesionalisme PSSI, Erick Thohir Pastikan Penggunaan Lagu di Laga Timnas Sesuai Aturan

Ketua Umum PSSI Erick Thohir (kanan)
Sumber :
  • https://www.instagram.com/p/DNCi8kYRYIX/?igsh

Jakarta, VIVA Banyuwangi - Ketua Umum PSSI Erick Thohir menegaskan bahwa federasi sepak bola nasional berkomitmen menjaga profesionalisme dalam seluruh aspek penyelenggaraan pertandingan, termasuk dalam penggunaan lagu di laga timnas Indonesia. Hal ini disampaikannya usai melakukan koordinasi dengan Menteri Hukum dan HAM Supratman Andi Agtas, terkait perlindungan hak cipta.

img_title Tahan Imbang North Carolina 1-1, Mitchell Baker Cetak Gol untuk Georgetown

“Dalam bernegara, semua ada aturannya. Saat berdiskusi dengan Menteri Hukum, saya tegaskan PSSI mendukung penuh kebijakan pemerintah. Beliau juga menyampaikan bahwa lagu-lagu kebangsaan jelas sudah menjadi domain publik, sehingga tidak perlu diperdebatkan lagi,” ujar Erick dikutip dari antaranews.com.

Erick menjelaskan bahwa koordinasi ini bertujuan untuk memastikan bahwa sepak bola Indonesia berjalan selaras dengan regulasi yang berlaku, tanpa mengabaikan penghormatan terhadap karya para musisi.

img_title Thailand Hajar Singapura 6-0, Pastikan Tiket Semifinal Srikandi Merdeka Cup 2026

“Contohnya, saat PSSI berkolaborasi dengan God Bless membawakan lagu Rumah Kita. Itu semua dilakukan dengan proses yang jelas. Kami libatkan langsung pemilik karya, karena saya percaya, para pencipta lagu harus mendapatkan apresiasi yang layak,” katanya di Jakarta, Senin, 18 Agustus 2025.

Langkah ini menurutnya menjadi bagian dari upaya membangun ekosistem sepak bola yang sehat dan bertanggung jawab, di mana aspek hak cipta juga harus diperhatikan secara serius.

img_title Keysya Arabella Bawa Timnas Putri U16 ke Semifinal Srikandi Merdeka Cup 2026

Lebih lanjut, Erick menyampaikan bahwa PSSI bersama Menteri Hukum juga berencana menemui keluarga almarhumah Ibu Sud, pencipta lagu Tanah Airku, yang sering dinyanyikan dalam laga timnas, baik oleh pemain maupun suporter.

”Insyaallah beberapa saat ke depan kami bersama Menteri Hukum akan menemui keluarga Ibu Sud. Kami ingin memberikan penghormatan atas karya beliau yang begitu abadi, sekaligus mengingatkan bahwa para pahlawan pencipta lagu juga punya kontribusi besar yang tidak boleh dilupakan,” ujarnya.

Menurut Erick, lagu-lagu kebangsaan dan perjuangan yang dinyanyikan di stadion telah memberikan dampak emosional yang besar bagi para pemain dan penonton, bahkan menjadi alat pemersatu bangsa.

“Ketika pemain menyanyikan Tanah Airku di lapangan, euforianya luar biasa, bahkan ada yang sampai meneteskan air mata. Lagu-lagu seperti ini bukan sekadar hiburan, melainkan menjadi pemersatu bangsa. Oleh karena itu, mekanisme penggunaannya harus kami jalani secara benar dan proporsional,” kata Erick.