Kata Pengacara! Lisa Mariana Kecewa Berat, Minta Second Opinion, Terbuka Mediasi!

Kata Pengacara! Lisa Mariana Kecewa Berat
Sumber :
  • youtube.com

Jakarta, VIVA Banyuwangi – Pengumuman hasil tes DNA yang menyatakan Ridwan Kamil bukan ayah biologis dari anak Lisa Mariana telah mengejutkan banyak pihak. Reaksi kekecewaan datang dari sisi Lisa Mariana. Meskipun kecewa, pihak pengacara tetap terbuka untuk mediasi dan penyelesaian secara kekeluargaan.

img_title Pemkab Banyuwangi Enggan Teken Surat Tuntutan, Aliansi Banyuwangi Menggugat Nyatakan Mosi Tidak Percaya

Seperti dilansir dari kanal YouTube @tvOneNews. Pengacara Lisa Mariana, John Boy Nababan, menyampaikan kekecewaan kliennya. Ia mengatakan kliennya berencana untuk melakukan tes DNA ulang.

"Kami akan melakukan second opinion," ujar John.

img_title Dua Perempuan Bertengkar dan Saling Jambak di Pantai Kampe Banyuwangi, Viral di Sosial Media

Ia menuturkan, hasil ini mengejutkan kliennya. Rabu, 20 Agustus 2025.

John Boy Nababan mengatakan bahwa pihaknya menerima hasil tersebut dengan lapang dada. Ia menambahkan, kasus ini seharusnya diselesaikan secara kekeluargaan dan tidak perlu dibesar-besarkan di media.

img_title DPC GMNI Banyuwangi Soroti Dugaan Jual Beli Titik Lokasi MBG, Desak Pemerintah Lakukan Investigasi Menyeluruh

"Kami menerima hasil ini," tutur John.

Ia ingin masalah ini selesai dengan baik-baik.

Terkait laporan pencemaran nama baik dari Ridwan Kamil, John Boy Nababan menyambut baik tawaran untuk mediasi atau restorative justice. Ia merasa bahwa kasus ini merupakan aib dan seharusnya tidak perlu digembor-gemborkan.

"Kami sambut baik tawaran mediasi," kata John.

Ia ingin kasus ini bisa diselesaikan tanpa pengadilan.

Senada dengan John, Pakar Hukum Pidana Heri Firmansyah dari Universitas Tarumanegara juga menjelaskan bahwa hasil tes DNA ini sulit dibantah secara hukum.

"Pembuktian ilmiah seperti ini sulit dibantah," ungkap Heri.

Ia mengatakan, bukti ini akan sangat kuat.

Mantan Kepala Laboratorium DNA Bareskrim Polri, Kombes Pol (Purn.) Putut Cahyo Widodo, menjelaskan akurasi tes DNA. Ia menyatakan bahwa akurasi tes DNA mencapai 99,99%, dan kemungkinan kesalahannya sangat kecil.

"Kemungkinan kesalahan sangat kecil," tambah Putut.

Ia ingin publik tidak meragukan hasil laboratorium.

John Boy Nababan menambahkan bahwa kasus ini seharusnya diselesaikan secara baik-baik. Ia ingin semua pihak bisa mendapatkan kejelasan tanpa harus saling menyalahkan di depan umum.

"Ini aib, seharusnya tidak digembar-gemborkan," sergah John.

Ia ingin semua pihak bisa menjaga kehormatan.