Balita R dari Sukabumi Tewas Tubuh Dipenuhi Cacing, Warga Sebut Akibat Lingkungan Kumuh

Balita R dari Sukabumi Tewas Tubuh Dipenuhi Cacing
Sumber :
  • www.youtube.com @tvOneNews

Sukabumi, VIVA Banyuwangi – Sebuah kabar memilukan datang dari Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, seorang balita berusia tiga tahun berinisial R meninggal dunia secara tragis. Balita malang tersebut tewas setelah tubuhnya dipenuhi oleh cacing gelang, atau yang dikenal dengan penyakit askariasis.

img_title Pasutri di Banyuwangi Ditangkap, Polisi Sita Lebih dari 1 Kilogram Sabu

Seperti dikutip dari kanal YouTube @tvOneNews. Balita R sempat dirawat selama delapan hari di RSUD Syamsudin, Kota Sukabumi, dan dinyatakan meninggal.

Menurut pihak rumah sakit, penyebab utama kematian R adalah infeksi cacing gelang, yaitu jenis askaris lumbrikoides. Cacing-cacing tersebut ditemukan di seluruh organ vital tubuh korban.

img_title Polres Situbondo Bekali Pelajar Bijak Menggunakan AI

Diduga, kondisi lingkungan tempat tinggal korban yang kurang bersih menjadi pemicu utamanya. Rumah panggung sederhana dengan tanah terbuka di bawahnya mempermudah penyebaran telur cacing.

"Telur cacing masuk melalui makanan atau tangan yang kotor. Lalu menetas menjadi larva yang menyebar ke seluruh organ tubuh,” ungkap seorang dokter Irfan.

img_title GMNI Banyuwangi Galang Dana untuk Korban Gempa NTT, Solidaritas Kemanusiaan Digerakkan dari Jalanan

Kepala Desa, Wardi Sutandi, menepis tudingan adanya kelalaian dari pihak desa dalam kasus ini. Ia mengaku sangat menyayangkan berita yang menyudutkan dirinya. Kamis, 21 Agustus 2025.

"Jangan hanya menyudutkan desa, seolah-olah kami tidak peduli," tutur Wardi.

Ia mengatakan, dirinya selalu siap membantu keluarga warganya.

Wardi juga mengatakan bahwa dia menganggap keluarga korban sebagai bagian dari keluarganya sendiri. Ia mengaku baru tahu balita R meninggal karena cacingan setelah mendengar dari pihak rumah sakit.

“Saya baru tahu belakangan kalau meninggalnya karena cacing,” ujar Wardi.

Ia mengatakan, pihaknya juga sudah memberikan bantuan untuk meringankan beban keluarga.

Kasus ini menjadi peringatan bagi semua pihak akan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan. Terutama bagi anak-anak yang rentan terhadap penyakit.