Prabowo Janji Tak Lindungi Anak Buah, Gerindra Angkat Bicara Soal Wakil Menteri Ditangkap KPK!
- www.youtube.com @tvOneNews
Jakarta, VIVA Banyuwangi – Wakil Ketua Harian Partai Gerindra, Sufmi Dasco Ahmad, buka suara terkait penangkapan Wakil Menteri Tenaga Kerja, Immanuel Ebenezer, oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Dasco menyatakan bahwa partainya tidak akan memberikan perlindungan jika Noel, sapaan akrab Immanuel, terbukti bersalah.
Seperti dilansir dari kanal YouTube @tvOneNews. Dasco mengatakan, pihaknya masih menunggu pengumuman resmi dari KPK terkait status hukum Noel.
Ia menjelaskan bahwa Gerindra menghormati proses hukum yang sedang berjalan. Dasco juga mengingatkan komitmen Presiden Prabowo Subianto yang juga Ketua Umum Partai Gerindra.
"Presiden Prabowo Subianto sudah tegaskan tidak ada toleransi terhadap korupsi," tutur Dasco.
Ia mengatakan siapa pun anak buahnya yang terjerat korupsi tidak akan dilindungi. Jumat, 22 Agustus 2025.
Operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan KPK ini terjadi pada Rabu, 20 Agustus 2025 malam. Menurut laporan, ada total 10 orang yang ditangkap dalam operasi senyap tersebut.
“Tadi malam kami melakukan tangkap tangan terhadap 10 orang,” kata Wakil Ketua KPK, Fitroh Roh Cayanto.
Ia menambahkan, “Termasuk salah satunya ada wakil menteri.”
KPK memiliki waktu 1x24 jam untuk menentukan status hukum Noel. Penangkapan ini terkait dugaan pemerasan terhadap sebuah perusahaan yang mengurus sertifikat K3 (Kesehatan dan Keselamatan Kerja).
Dasco meyakinkan publik bahwa Gerindra akan taat pada hukum dan mengikuti setiap prosedur yang berlaku. Ia menyerahkan sepenuhnya kasus ini kepada KPK untuk ditindaklanjuti.
"Kami serahkan semuanya pada proses hukum yang berlaku," ujar Dasco.
Ia menegaskan tidak akan intervensi.