Korupsi Wamenaker Imanuel Ebenezer Terungkap, Pengakuan Mengejutkan Jokowi Buat Jajaran Prabowo Merinding!
- www.youtube.com @tvOneNews
Jakarta, VIVA Banyuwangi – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan operasi tangkap tangan (OTT) terhadap Wakil Menteri Ketenagakerjaan, Imanuel Ebenezer. Noel, sapaan akrabnya, ditangkap pada Rabu, 20 Agustus 2025, atas dugaan kasus pemerasan. Penangkapan ini sontak memicu perbincangan hangat, terutama karena Noel adalah salah satu tokoh kunci dalam tim relawan Presiden Joko Widodo.
Seperti dilansir dari kanal YouTube @tvOneNews. Penangkapan Noel dilakukan di tengah karier politiknya yang sedang menanjak, dari seorang relawan militan menjadi pejabat negara di kabinet Presiden Prabowo Subianto.
Noel sendiri dikenal sebagai sosok yang sangat dekat dengan Jokowi. Ia pernah menjabat sebagai Komisaris Utama PT Mega Eltra, anak perusahaan PT Pupuk Indonesia, berkat kepercayaan yang diberikan oleh Menteri BUMN Erik Tohir pada tahun 2021.
Delapan bulan sebelum Noel ditangkap, Jokowi pernah memberikan pesan yang sangat menohok. Dalam sebuah pertemuan di Solo, Jokowi memperingatkan Noel untuk tidak korupsi.
“Jangan melakukan korupsi karena tindakan itu merusak bangsa,” tutur Jokowi, dalam video yang diunggah tvOneNews.
Peringatan itu diberikan mengingat Noel akan mengemban tugas negara yang berat. Sabtu, 23 Agustus 2025.
Terlepas dari pesan itu, Noel tetap terjerat kasus korupsi. Wakil Ketua KPK, Fitro Roh Cayanto, membenarkan penangkapan tersebut dan menyatakan pihaknya akan terus mengusut tuntas kasus ini.
“Kami telah membenarkan penangkapan terhadap Imanuel Ebenezer,” ujar Fitro.
Ia menegaskan, pihaknya akan terus bekerja untuk memastikan tidak ada lagi kasus korupsi di lingkungan pemerintah. Sabtu, 23 Agustus 2025.
Kasus yang menimpa Noel ini adalah pengingat bagi para pejabat negara, termasuk di kabinet pemerintahan Presiden Prabowo Subianto, bahwa praktik korupsi akan selalu diusut tuntas. Penangkapan Noel ini menjadi bukti bahwa KPK tidak akan pandang bulu dalam memberantas korupsi.