4 Saksi Dicecar Polda, Pelapor Kasus Ijazah Jokowi: Mereka Berani Sumpah Rugi Sendiri, Kami Optimis Ada Tersangka!

Selama Ijazah Asli Jokowi Tak Hadir, Jangan Harap Ada Tersangka!
Sumber :
  • www.youtube.com @tvOneNews

Jakarta, VIVA Banyuwangi – Kasus dugaan ijazah palsu Presiden Joko Widodo (Jokowi) semakin panas setelah pihak pelapor, Ade Darmawan, menanggapi sikap para saksi yang diperiksa di Polda Metro Jaya. Ade Darmawan yang menjabat Sekjen Pradi Bersatu ini menyebut sikap para saksi yang menolak menjawab pertanyaan dan menolak bersumpah hanya akan merugikan diri mereka sendiri.

img_title Pasutri di Banyuwangi Ditangkap, Polisi Sita Lebih dari 1 Kilogram Sabu

Seperti dilansir dari kanal YouTube @tvOneNews. Penyidikan kasus ini masih terus berjalan di Polda Metro Jaya. Pihak kepolisian juga telah memeriksa beberapa saksi, termasuk Roy Suryo dan Dr. Tifa.

"Mereka yang tidak mau menjawab pertanyaan atau menolak bersumpah akan merugikan diri sendiri," tutur Ade Darmawan.

img_title Polres Situbondo Bekali Pelajar Bijak Menggunakan AI

Ia menjelaskan, tindakan ini dapat diartikan sebagai upaya untuk menghindar dari hukum. Sabtu, 23 Agustus 2025.

Menurut Ade Darmawan, pihak pelapor optimis akan ada penetapan status tersangka dalam waktu dekat karena kasus ini sudah naik dari penyelidikan ke penyidikan. Ia juga membantah pernyataan kuasa hukum Roy Suryo yang menyebut Polda Metro Jaya hanya merespons satu laporan.

img_title GMNI Banyuwangi Galang Dana untuk Korban Gempa NTT, Solidaritas Kemanusiaan Digerakkan dari Jalanan

“Dari enam laporan, dua dicabut dan sisanya disatukan di Polda Metro Jaya untuk efisiensi,” ujar Ade.

Ia juga menjelaskan bahwa barang bukti yang dilaporkan adalah video dan tautan dari pemilik akun, bukan ijazah itu sendiri. Sabtu, 23 Agustus 2025.

Ade Darmawan menambahkan, keberadaan ijazah asli nantinya akan dibuktikan di pengadilan. Ia tidak mempermasalahkan jika pihak terlapor menolak bersumpah atau menjawab pertanyaan.

"Kami optimis akan ada penetapan tersangka," kata Ade.

Ia menilai, pihaknya telah mengumpulkan bukti-bukti yang cukup untuk membawa kasus ini ke ranah hukum.

Kasus ini menjadi sorotan publik karena melibatkan nama besar. Namun, Ade Darmawan menegaskan bahwa pihaknya tidak akan gentar dan akan terus mengawal kasus ini hingga tuntas. Ia berharap, proses hukum berjalan adil dan transparan.