Bentrok Antar Dusun saat Karnaval Kemerdekaan di Jombang, Ternyata ini Penyebabnya
- www.tvonenews.com
Jombang, VIVA Banyuwangi –Perayaan karnaval HUT ke-80 RI di tingkat desa di Kabupaten Jombang, Jawa Timur, berakhir ricuh setelah terjadi bentrokan antarwarga dua dusun.
Peristiwa ini melibatkan warga Dusun Semen dan Dusun Kalibening dalam satu desa, namun situasi berhasil diselesaikan secara damai tanpa proses hukum.
Kapolsek Mojoagung, Kompol Yogas, menjelaskan bahwa kedua belah pihak sudah dimediasi bersama aparat terkait.
"Kami koordinasi dengan Danramil, Babinsa, Babinkamtibmas, Kepala Desa. Pelaku yang memukul saudara Yanto dan yang dipukul saudara Iwan. Kita lakukan mediasi dan kita selesaikan secara kekeluargaan. Kedua belah pihak tidak saling menuntut," ujarnya Kompol Yogas. Minggu, 24 Agustus 20205.
Kericuhan bermula dari adu mulut ketika regu Dusun Semen dan Dusun Kalibening bersamaan tiba di garis finis. Euforia peserta yang disertai joget memicu gesekan hingga berujung pertengkaran fisik.
Sejumlah warga sempat berusaha melerai, bahkan ibu-ibu ikut turun tangan, namun situasi baru terkendali setelah aparat kepolisian turun tangan.
"Pada saat itu ada dua regu dari Dusun Semen dan Dusun Kalibening yang tiba digaris finish dengan euforia joget-joget sehingga ada sedikit gesekan yang jadi penyebab terjadi persoalan dan sempat terjadi perkelahian," tambah Kompol Yogas. Seperti dikutip dari tvonenews.com
Adapun dua orang yang menjadi pemicu keributan sempat diamankan ke Polsek Mojoagung untuk dimediasi. Emosi warga berhasil diredam, dan kedua belah pihak sepakat menyelesaikan masalah secara kekeluargaan.