Senggol Bacok! Bentrok Suporter di Malioboro, Polisi Ungkap Fakta Mengejutkan!
- www.youtube.com @tvOneNews
Yogyakarta, VIVA Banyuwangi – Kerusuhan masif kembali menodai dunia sepak bola Indonesia. Pasca laga antara PSIM Yogyakarta dan Persib Bandung yang berakhir imbang pada Minggu, 24 Agustus 2025, malam, bentrokan pecah di sejumlah titik di Yogyakarta.
Pihak kepolisian bergerak cepat untuk mengamankan situasi yang memanas, khususnya di area parkir Ngabean, tempat bus rombongan suporter Persib menjadi sasaran amuk massa. Akibat insiden ini, sejumlah orang dilaporkan mengalami luka-luka dan bus mengalami kerusakan parah.
Seperti dilansir dari kanal YouTube @tvOneNews. Kapolresta Yogyakarta, Gandung Harjunadi, memberikan keterangan terkait insiden yang terjadi. Ia mengatakan pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan mendalam terkait pemicu kericuhan.
"Ini masih (koordinasi) untuk menyampaikan terkait kerusuhan semalam," tutur Gandung.
Ia menambahkan, pihaknya masih mengumpulkan bukti dan keterangan dari para saksi mata di lapangan.
Gandung juga menjelaskan bahwa beberapa suporter yang diduga terlibat dalam kerusuhan tersebut telah diamankan. Sebanyak 177 suporter Persib telah dipulangkan ke Bandung pada Senin, 25 Agustus 2025, pagi, untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan. Gandung juga mengimbau agar kedua belah pihak tidak menyebarkan provokasi di media sosial.
"Ada beberapa itu yang luka, ada yang di kepala, ada yang lecet-lecet," ungkap Gandung.
Ia mengatakan, situasi sudah dapat dikendalikan dan polisi terus berjaga. Senin, 25 Agustus 2025.
Kerusuhan ini kembali menjadi sorotan dan menambah catatan kelam rivalitas suporter di Tanah Air. Selain di Malioboro, bentrokan juga dilaporkan terjadi di wilayah Sleman, di mana sebuah bus yang membawa suporter dari luar kota harus meminta perlindungan ke kantor polisi karena dikepung oleh kelompok suporter lain.
Kericuhan mereda setelah kedatangan personel Brimob yang membantu mengamankan lokasi. Pihak kepolisian terus mendalami insiden ini, termasuk informasi yang beredar bahwa pemicunya adalah bus suporter Persib yang diduga menabrak seorang suporter PSIM.