Masalah Calo yang Meresahkan Penumpang, Pengelola Terminal Purabaya Minta Bantuan Keamanan Pihak TNI dan Polisi
- www.antaranews.com
Sidoarjo, VIVA Banyuwangi – Pengelola Terminal Tipe A Purabaya Surabaya meminta dukungan, kerja sama, dan bantuan dari TNI serta Polisi dalam memberantas praktik percaloan yang semakin meresahkan calon penumpang. Kepala Terminal Purabaya, Eko Hadi Prasetyo, mengatakan bahwa saat ini pihaknya hanya bisa melakukan pengawasan di area dalam terminal.
"Kami mengharapkan bantuan oleh pihak lain dalam hal ini TNI dan polisi untuk memastikan keamanan terminal dari maraknya praktik calo," kata Pengelola Terminal Tipe A Purabaya, Eko Hadi dalam keterangannya di Sidoarjo, sebagaimana dikutip dari laman resmi antaranews.com.
Menurut Eko, selama penumpang berada di dalam area terminal, pihaknya dapat memastikan keamanan dan kenyamanan perjalanan. Namun, aktivitas calo sering terjadi di luar terminal sehingga menyulitkan pihak pengelola untuk melakukan pengawasan penuh.
Keresahan ini mencuat setelah viralnya sebuah video di media sosial yang memperlihatkan seorang calo berinisial R dipukuli oleh sekelompok orang di luar area terminal Purabaya.
Dari keterangan polisi, R diketahui menjual tiket bus tujuan Banyuwangi seharga Rp125.000. Namun, bus yang dijanjikan tak kunjung datang.
Ketika diminta mengembalikan uang, R hanya memberikan Rp100.000. Merasa dirugikan, calon penumpang tersebut bersama rekannya kemudian melakukan pengeroyokan. Kasus ini kini tengah didalami kepolisian untuk mengungkap para pelaku pemukulan.
Eko menambahkan bahwa pihaknya juga menghadapi kendala keterbatasan jumlah personel akibat efisiensi. Kondisi ini membuat pengawasan tidak dapat menjangkau seluruh area terminal.
"Saat ini kami akui adanya kekurangan personel akibat imbas efisiensi. Sehingga kami butuh bantuan pihak luar seperti TNI dan polisi dalam memastikan keamanan penumpang baik di dalam area terminal maupun di luar," ujar Eko. Senin 25 Agustus 2025
Semakin maraknya praktik percaloan, Eko mengimbau masyarakat agar lebih bijak dalam bertransaksi membeli tiket perjalanan. Ia mendorong penumpang untuk memanfaatkan aplikasi resmi jasa perjalanan online sebagai alternatif yang lebih aman.
Dengan melakukan pembelian tiket melalui aplikasi jasa perjalanan online, hal ini dapat memperkecil peluang interaksi calon penumpang dengan para calo.
Hingga kini, pengelola Terminal Purabaya terus berkoordinasi dengan aparat penegak hukum untuk memastikan keamanan dan kenyamanan penumpang.