Erick Thohir Beri Peringatan Keras, Soroti Kerusuhan Suporter di Laga PSIM dan Persip!
- www.youtube.com @tvOneNews
Sepak Bola, VIVA Banyuwangi – Ketua PSSI Erick Thohir kembali menyoroti isu kerusuhan suporter di sepak bola nasional. Kali ini, ia bereaksi keras terhadap bentrok suporter yang terjadi setelah pertandingan antara PSIM Yogyakarta dan Persip. Insiden ini menjadi sorotan karena terjadi di tengah upaya PSSI untuk membenahi iklim sepak bola Indonesia agar lebih aman dan profesional.
Kerusuhan terjadi tak lama setelah peluit akhir dibunyikan, memicu kekacauan yang mengharuskan pihak kepolisian mengevakuasi suporter tim tamu, Persip. Kejadian ini kembali mengingatkan publik akan insiden-insiden serupa di masa lalu yang merusak citra sepak bola Indonesia.
Erick Thohir menegaskan bahwa insiden ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab operator kompetisi, ILIK.
"Kerusuhan ini adalah tanggung jawab ILIK. Mereka harus memastikan keamanan suporter di setiap pertandingan," ungkap Erick Thohir. Seperti dilansir dari kanal YouTube @tvOneNews.
"FIFA terus mengawasi sepak bola kita, jangan sampai ada insiden lagi yang merusak citra," tambahnya.
Pernyataan ini menunjukkan bahwa PSSI tidak akan mentolerir kerusuhan suporter dan akan mengambil tindakan tegas terhadap pihak yang bertanggung jawab. Ia juga menyinggung program naturalisasi pemain yang terus berjalan dan dukungan dari berbagai pihak, termasuk dari anggota DPR RI Komisi 13.
"Saya berterima kasih atas dukungan DPR RI. PSSI akan terus berjuang untuk memajukan sepak bola Indonesia," ujar Erick Thohir. Kamis, 28 Agustus 2025.
Kasus kerusuhan ini menjadi pelajaran penting bagi semua pihak yang terlibat dalam industri sepak bola nasional. Keterlibatan semua pihak, mulai dari operator, klub, hingga suporter, sangat krusial untuk menciptakan ekosistem sepak bola yang aman, nyaman, dan berprestasi.