Kasus Ojol Tertabrak Rantis, Massa Mundur dari Mako Brimob setelah TNI dan Polri Turun Tangan

Ratusan massa demontran mundur usai TNI dan Polri turun tangan
Sumber :
  • https://www.antaranews.com

Jakarta, VIVA BanyuwangiRatusan demonstran yang berkumpul di depan Markas Korps Brimob (Mako Brimob) di Kwitang, Jakarta Pusat, memutuskan mundur pada Jumat, 29 Agustus 2025 sekira pukul 10.25 WIB. Keputusan itu diambil setelah perwakilan massa berdialog dengan pejabat TNI dan perwira Brimob. 

img_title Polres Situbondo Dorong Pelajar Gunakan AI Secara Cerdas dan Bertanggung Jawab

Dilansir dari laman antaranews.com, Asisten Intelijen Kaskostrad Brigjen TNI Muhammad Nas bersama perwira Brimob, Kompol Anton Ashar, menemui massa dan meminta agar aksi dibubarkan secara tertib. 

“Komandan Brimob mau menyampaikan, mohon agak mundur, ya,” ujar Muhammad Nas kepada peserta aksi. 

img_title Pemuda 22 Tahun Tewas Gantung Diri di Makam, Polisi Pastikan Tak Ada Tanda Kekerasan

Dalam dialog tersebut, Kompol Anton Ashar mengungkapkan bahwa Kapolri telah menemui orang tua Affan Kurniawan, pengemudi ojek online yang menjadi korban insiden kendaraan taktis (rantis) Brimob. Ia juga menyampaikan bahwa tujuh anggota Brimob telah diamankan terkait kasus itu. 

“Kami minta maaf, itu merupakan ketidaksengajaan bagi kami,” kata Anton.

img_title BEM dan MPM Untag Banyuwangi Periode 2026–2027 Resmi Dilantik

Massa kemudian meminta agar ketujuh anggota Brimob yang diamankan diperlihatkan ke publik. Usai dialog, ratusan personel TNI mengawal demonstran meninggalkan kawasan Mako Brimob dan bergerak menuju jalan layang Senen.